Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Umum

‎Momentum Hari Guru Nasional, Mendikdasmen Umumkan Kenaikan Tunjangan dan Beasiswa Guru

‎Momentum Hari Guru Nasional, Mendikdasmen Umumkan Kenaikan Tunjangan dan Beasiswa Guru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. (Ist)
Selasa, 25 November 2025 11:03 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan, komitmen pemerintah memperkuat kompetensi dan kesejahteraan guru dalam peringatan Hari Guru Nasional 2025.

‎Dalam pidato resminya, ia menyampaikan berbagai kebijakan baru telah dijalankan selama setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

‎
‎Abdul Mu’ti menjelaskan, pada 2025 pemerintah menyediakan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berkualifikasi pendidikan D.IV/S.1 untuk melanjutkan studi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). 
‎
‎"Sebanyak 12.500 guru menjadi sasaran program ini untuk memastikan mereka dapat memenuhi kualifikasi akademik sesuai standar," ujar Abdul dalam pidatonya, Selasa (25/11/2025).
‎
‎Selain peningkatan kualifikasi, pemerintah juga memperluas akses pelatihan melalui berbagai program, seperti Pendidikan Profesi Guru, up-grading guru, Bimbingan Konseling, penguatan kompetensi guru non-BK, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Kecerdasan Artifisial, hingga pelatihan kepemimpinan sekolah. Program-program tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan keterampilan baru di dunia pendidikan.
‎
‎Untuk kesejahteraan, pemerintah menetapkan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan bagi guru non-ASN dan pembayaran satu kali gaji pokok untuk guru ASN. 
‎
‎Sementara itu, guru honorer mendapat insentif tambahan senilai Rp300.000 per bulan. 
‎
‎"Seluruh tunjangan dan insentif langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru," katanya.
‎
‎Ia menegaskan, dukungan terhadap guru merupakan fondasi penting untuk memastikan pendidikan nasional bergerak maju. 
‎
‎"Guru hebat akan melahirkan generasi Indonesia yang kuat," tutupnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Umum
wwwwww