Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
8 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

21 Korban Galodo Ditemukan di Batang Anai, Tim SAR Intensifkan Pencarian

21 Korban Galodo Ditemukan di Batang Anai, Tim SAR Intensifkan Pencarian
Sabtu, 29 November 2025 10:39 WIB

PADANG – Tim SAR gabungan kembali menemukan korban banjir bandang atau galodo di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Hingga Jumat (28/11/2025) malam, jumlah jenazah yang berhasil dievakuasi mencapai 21 orang.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, menyampaikan bahwa temuan tersebut bermula dari pencarian di sekitar Jembatan Kembar Kota Padang Panjang, Kamis (27/11/2025).
"Untuk sementara hingga malam tadi ada 21 jenazah yang telah ditemukan," ujarnya, Sabtu (29/11/2025).

Ia menjelaskan proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas polisi, TNI, pemerintah daerah, relawan serta unsur masyarakat. Sebagian besar korban ditemukan di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, sementara dua lainnya ditemukan di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai.

Korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan awal sebelum dipindahkan ke RS Bhayangkara guna identifikasi.
"Untuk status ada yang diambil keluarga dan ada juga yang belum diambil," tambahnya.

Tim gabungan melanjutkan pencarian hari ini dengan menyusuri kembali aliran Sungai Batang Anai, mengingat potensi korban tambahan masih tinggi akibat derasnya material yang terbawa galodo.

Peristiwa galodo tersebut sebelumnya membawa tanah, lumpur, bebatuan serta potongan batang pohon dalam jumlah besar. Material itu menimbun jalan nasional Padang–Padang Panjang, tepat di gerbang Kota Padang Panjang, Tanah Datar, serta jalur menuju Lembah Anai pada Kamis (28/11/2025).

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Padang Panjang, Noviyati, menerangkan bahwa tumpukan material yang memenuhi badan jalan mengakibatkan akses transportasi terputus total. Upaya pembersihan masih dilakukan untuk membuka kembali jalur utama menuju kawasan tersebut. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww