Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli

Banjir Belum Pulih, Keputusan Umrah Bupati Aceh Selatan Tuai Reaksi Pemerintah Pusat

Banjir Belum Pulih, Keputusan Umrah Bupati Aceh Selatan Tuai Reaksi Pemerintah Pusat
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irwan. (Dok. Kemendagri)
Sabtu, 06 Desember 2025 06:42 WIB

JAKARTA – Keputusan Bupati Aceh Selatan, Mirwan, meninggalkan daerahnya untuk menjalankan ibadah umrah ketika banjir bandang dan tanah longsor masih menyisakan kerusakan, menuai sorotan dari Kementerian Dalam Negeri. Kemendagri menilai waktu keberangkatan itu tidak tepat, terlebih situasi di lapangan masih membutuhkan koordinasi langsung dari kepala daerah.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan, mengatakan pihaknya baru mengetahui keberangkatan tersebut dari pemberitaan media. Ia mengungkapkan keprihatinan karena Aceh Selatan merupakan salah satu wilayah yang terdampak parah dalam bencana terbaru.

"Kami sangat menyayangkan sekali… begitu mengetahui Bupati Aceh Selatan saat ini dikabarkan sedang berada di Tanah Suci melaksanakan ibadah umrah," ujarnya Jumat (5/12/2025).

Menurut Benni, kehadiran pemimpin daerah menjadi faktor penting dalam masa pemulihan. Dengan sejumlah wilayah masih mengalami kerusakan, warga dinilai memerlukan pendampingan langsung.

"Di tengah kondisi terdampak bencana, kehadiran kepala daerah sangat dibutuhkan untuk memastikan proses penanganan berjalan," tegasnya.

Sementara kritik publik meningkat, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memberikan penjelasan. Kepala Bagian Prokopim, Denny Herry Safputra, menyebut Mirwan berangkat setelah mengevaluasi kondisi Aceh Selatan yang dianggap mulai stabil.

"Situasi wilayah umumnya sudah stabil. Debit air di Bakongan Raya dan Trumon Raya sudah surut," katanya.

Denny menepis anggapan bahwa Mirwan meninggalkan daerah ketika banjir masih berlangsung. Ia menyebut Bupati telah mengunjungi sejumlah titik terdampak, menyalurkan logistik, dan memastikan masyarakat mendapat bantuan sebelum keberangkatan.

"Narasi bahwa Bupati pergi saat banjir melanda tidak tepat," ujarnya.

Di sisi lain, Mirwan melalui akun Instagram pribadinya mengunggah video kunjungannya ke wilayah Trumon beberapa hari sebelumnya.

"Alhamdulillah, kondisi di sana sudah membaik… banjirnya tidak separah kabupaten lain," tulisnya.

Upaya konfirmasi lebih lanjut kepada Mirwan masih belum mendapatkan tanggapan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Aceh
wwwwww