Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
24 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Olympic

Pembangunan Tower Emergency Hampir Rampung di Bireuen

Pembangunan Tower Emergency Hampir Rampung di Bireuen
Tim Satgas Bencana Kementerian ESDM saat membangun Tower Emergency di Bireun. (Foto: Kemen ESDM)
Minggu, 07 Desember 2025 13:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Di tengah cuaca ekstrem dan medan berat yang memaksa kabel melintasi aliran sungai, upaya memulihkan pasokan listrik Aceh terus dipacu. Tim Siaga Bencana Kementerian ESDM di Kabupaten Bireuen memastikan dua jalur Tower Emergency segera beroperasi setelah progres pembangunan fisik mencapai sekitar 87 persen.

Pekerjaan difokuskan pada dua jalur kritis, yakni Bireuen-Arun dan Bireuen-Peusangan. Menurut Ketua Tim Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi, struktur menara untuk kedua jalur sudah berdiri dan tim teknis kini berada pada tahap penting penarikan kabel (stringing). "Tower emergency sudah berdiri dan proses penarikan kabel sedang berjalan," kata Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi di Jakarta, Minggu (7/12/2025).

Rudy menyebut kondisi cuaca dan topografi menjadi kendala utama. Lokasi yang menuntut kabel melintasi sungai serta hujan deras yang kerap mengguyur membuat pengangkutan material dan pengerjaan lapangan harus disesuaikan demi keselamatan tim. "Jika hujan deras, pekerjaan dihentikan untuk mengutamakan keselamatan," tambah Rudy.

Kementerian ESDM terus berkomunikasi intensif dengan PT PLN (Persero). Tim di lapangan akan mengejar target operasional listrik sesuai arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PT PLN (persero) Darmawan Prasodjo. "Operasional tower darurat diupayakan paling lambat dapat berfungsi pada hari Sabtu (6/12)," jelas Rudy.

Untuk mengatasi kebutuhan jangka pendek pada jaringan distribusi, PT PLN telah menempatkan genset ke beberapa wilayah terdampak, termasuk Takengon, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah. Prioritas penyaluran genset difokuskan pada fasilitas vital seperti rumah sakit dan instalasi PDAM agar layanan publik tetap berjalan saat pasokan transmisi belum sepenuhnya pulih.

Kementerian juga menyiagakan Tim Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) di tiga titik bencana untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan menindaklanjuti kendala teknis di lapangan. "Kami terus koordinasi dan monitor, Tim DJK berada di lokasi untuk mendorong percepatan pemulihan," pungkas Rudy. ***

wwwwww