Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games ke-33 Thailand 2025

Penilaian Edgar Tentang Medali Emas, Ada Cerita Dibaliknya

Penilaian Edgar Tentang Medali Emas, Ada Cerita Dibaliknya
Edgar Xavier Marvelo bersama Seraf Naro. (NOC Indonesia)
Minggu, 14 Desember 2025 18:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANGKOK – Atlet wushu andalan Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempersembahkan medali emas pada nomor gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gunshu di ajang SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Buat Edgar, medali emas ini bukan sekadar kemenangan, melainkan menjadi medali emas keempat Edgar sepanjang partisipasinya mewakili Tim Indonesia di SEA Games. Pertama kali ia meraih emas di SEA Games 2019 saat turun di nomor daoshu/gunshu dan nomor duilian, kemudian pada edisi 2023 ia meraih emas di nomoe changquan.

“Puji Tuhan hari ini saya bisa mendapatkan medali emas. Selama dua hari pertandingan, apa yang kami latih dan persiapkan bisa ditampilkan secara maksimal di arena,” ujar Edgar, panggilana karibnya, seusai pertandingan.

Bagi Edgar, medali emas tersebut bukan hanya sekadar hasil, tapi memiliki makna yang sangat personal. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut adalah hasil kerja bersama banyak pihak, bukan perjuangan seorang diri.

“Medali ini kalau dilihat orang mungkin hanya kepingan logam. Tapi cerita di baliknya sangat panjang. Banyak sekali orang yang berkontribusi. Terima kasih untuk Tuhan, keluarga, pelatih, pengurus, dan teman-teman. Medali ini adalah lambang kami saling menguatkan,” ucap atlet 27 tahun tersebut.

“Yang pasti medali ini untuk Indonesia. Lalu untuk pelatih, keluarga, dan orang-orang terdekat. Dan yang paling spesial, medali ini saya persembahkan untuk calon anak saya. Doakan anak saya lahir sehat, rencananya awal Aprill nanti,” lanjutnya.

Selain menandai emas keempat Edgar buat Tim Indonesia di SEA Games Thailand, capaian ini sekaligus akan menjadi persembahan terakhirnya untuk Tim Indonesia di ajang multievent olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“Mungkin ini medali terakhir saya untuk Indonesia di SEA Games. Ke depan saya masih ingin berkontribusi untuk Indonesia, tapi mungkin di bidang lain. Prioritas saya sekarang adalah keluarga. Apa artinya semua medali kalau saya tidak bisa hadir untuk keluarga saya,” sebut Edgar yang sedang menunggu kelahiran anak pertamanya.

Dengan torehan emas ini, Edgar Xavier Marvelo tak hanya mengukuhkan namanya dalam sejarah wushu Indonesia, tetapi juga meninggalkan warisan tentang dedikasi, pengorbanan, komitmen dan makna perjuangan seorang atlet sebagai pahlawan negara. ***

wwwwww