Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
13 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Tinjau Banjir Aceh Tamiang, Presiden Soroti Dugaan Pembalakan Liar

Tinjau Banjir Aceh Tamiang, Presiden Soroti Dugaan Pembalakan Liar
Minggu, 14 Desember 2025 18:26 WIB

ACEH TAMIANG – Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (13/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Presiden menyoroti tumpukan kayu gelondongan berukuran besar yang terlihat menyumbat aliran sungai dan diduga menjadi faktor yang memperparah banjir.

Didampingi Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, Presiden menyusuri kawasan terdampak hingga ke sebuah jembatan yang menjadi titik penumpukan kayu. Dari lokasi itu, Prabowo mengamati langsung aliran sungai yang tersendat akibat kayu gelondongan, sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga.

Temuan di lapangan tersebut membuat Presiden menegaskan kembali pentingnya perlindungan lingkungan sebagai langkah pencegahan bencana di masa mendatang. Ia meminta pemerintah daerah lebih serius mengawasi aktivitas penebangan hutan yang berpotensi menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

“Sekarang kita harus waspada dan hati-hati. Lingkungan dan alam harus kita jaga. Kita tidak boleh menebang pohon sembarangan. Saya minta pemerintah daerah lebih awas dan lebih mengawasi,” ujar Prabowo, seperti disiarkan dalam program Primetime News Metro TV.

Perhatian terhadap persoalan pembalakan liar juga disampaikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menyebut tim gabungan Polri telah mengantongi calon tersangka dalam kasus dugaan pembalakan liar di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat. 

Di sisi lain, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi, mengingatkan agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata. Ia menilai penyidikan harus menyasar aktor yang lebih besar di balik praktik pembalakan liar.

Menurut Ito, aparat penegak hukum perlu menelusuri keterlibatan korporasi, pemodal, hingga pihak manajerial yang diduga berperan. “Penyidikan harus mencakup pihak yang menyuruh melakukan, turut serta, sampai yang membantu kejahatan, termasuk penyedia alat berat dan pemegang izin usaha,” ujarnya.

Penelusuran izin dan tanggung jawab korporasi dinilai penting agar penanganan kasus pembalakan liar berjalan menyeluruh dan tidak meninggalkan celah hukum. Sorotan ini menguatkan pesan Presiden agar pengawasan hutan diperketat demi mencegah bencana serupa terulang. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Olympic, Lingkungan, Beladiri, DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara
wwwwww