Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Susun Strategi Menuju Asian Games Nagoya 2026, Kemenpora Evaluasi Hasil SEA Games Thailand 2025

Susun Strategi Menuju Asian Games Nagoya 2026, Kemenpora Evaluasi Hasil SEA Games Thailand 2025
Menpora Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Jum'at, 26 Desember 2025 20:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indnesia (Kemenpora RI) langsung bergerak cepat untuk melakukan evaluasi tahap awal terhadap capaian Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. 

Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora RI), Erick Thohir, memimpin langsung rapat evaluasi pada Senin (22/12/2025) bersama Deputi bidang peningkatan prestasi olahraga Kemenpora RI, Surono, dan tim review terhadap performa seluruh cabang olahraga yang bertanding di SEA Games 2025 Thailand.

Dalam rapat tersebut, tim evaluasi membahas kontribusi cabor-cabor dalam perolehan total medali, terutama capaian medali emas. Dari hasil rapat ini, tim evaluasi masih akan melakukan analisa lebih detail untuk memaparkan rapor cabor-cabor pada pertengahan Januari.

Hasil evaluasi ini sekaligus untuk memetakan cabor potensial penghasil emas di Asian Games 2026 Jepang. Strategi penentuan cabor yang akan dikirim ke Asian Games memang akan segera dilakukan di awal tahun 2026 mengingat Asian Games sudah digelar pada 19 September 2026 mendatang.

“Kita bergerak cepat, kita tidak mau terlena dengan hasil positif ini, jadi begitu selesai SEA Games Thailand 2025, saya bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Bapak Surono, dan tim evaluasi duduk bersama untuk membahas garis besar bagaimana performa kontingen kita di SEA Games kemarin. Ini baru tahap evaluasi awal, analisa detailnya nanti mungkin di sekitar minggu kedua Januari," kata Menpora Erick.

"Saya juga ingin kita sudah bisa memetakan potensi emas kita di Asian Games, sehingga juga bisa mulai melakukan review cabor apa dan siapa atlet yang akan berangkat. Karena waktu yang kita miliki tidak lama lagi, kurang dari sembilan bulan kita sudah mulai Asian Games, sehingga kita butuh segera merumuskan strategi dan perencanaan yang matang,” lanjutnya.

Bukan hanya membidik Asian Games, tapi strategi untuk kembali mendulang banyak emas di SEA Games Malaysia 2027 juga akan menjadi pembahasan di awal tahun depan. Penyelenggaraan SEA Games yang terbagi di empat wilayah yaitu Kuala Lumpur, Johor, Sarawak dan Penang menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia untuk bisa menjaga peringkat. ***

wwwwww