Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Usai Sukses Raih 2 Emas di SEA Games Thailand 2025, Dewi Laila Yang Hamil Membidik Olimpiade

Usai Sukses Raih 2 Emas di SEA Games Thailand 2025, Dewi Laila Yang Hamil Membidik Olimpiade
Atlet menembak putri Indonesia, Dewi Laila Mubarokah. (Foto: Kemenpora)
Jum'at, 26 Desember 2025 20:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Meski dalam kondisi berbadan dua, atlet menembak putri Indonesia Dewi Laila Mubarokah berhasil mempersembahkan 2 medali emas bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. 

Bagi Dewi Laila raihan emas dari nomor 10 Meter Air Rifle beregu putri dan 10 Meter Air Rifle putri perseorangan itu dijadikannya sebagai modal untuk membidik prestasi lebih tinggi di Olimpiade.

Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus momen istimewa. Dewi menorehkan prestasi menyabet dua emas saat dirinya tengah hamil empat bulan. Dewi Laila lahir dan besar di Desa Lungbenda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Minatnya pada olahraga menembak tumbuh sejak usia dini. Ia menempuh pendidikan di SDN 1 Palimanan Barat, SMPN 1 Plumbon, dan SMAN 1 Sumber, sebelum akhirnya memusatkan perhatian pada karier sebagai atlet menembak.

Putri pasangan Ilyas dan Mirah ini tumbuh dalam lingkungan sederhana dengan dukungan keluarga yang kuat. Bakat menembaknya mulai terlihat sejak kecil, ketika ia kerap berlatih membidik sasaran bersama sang ayah di sekitar rumah, sebuah awal sederhana yang mengantarkannya ke panggung dunia.

Prestasinya di SEA Games 2025 menjadi cermin ketekunan, disiplin, dan dedikasi. Perjuangan dari kampung halaman di Cirebon hingga podium internasional, membuktikan bahwa talenta dapat tumbuh dari mana saja. Dua emas yang diraih di Thailand menjadi tonggak baru bagi olahraga menembak Indonesia.

"Alhamdulillah, saya benar-benar tidak menyangka. Saya kira pulang tidak membawa apa-apa," ujarnya.

Sejak mengetahui dirinya hamil, ia tetap mengikuti Pelatnas Menembak. Dalam pelatnas itu, ia juga ikuti semua fase, mulai dari tes fisik, hingga kejuaraan. Di awal kehamilan, tantangannya justru dirasa lebih berat. Ia merasakan mual hebat, rasa itupun hanya ia pendam sendiri bersama suami.

"Pas awal-awal mual. Tapi ditahan sendiri. Cuma cerita ke suami,” ujarnya.

Di SEA Games Thailand 2025, Dewi menunjukkan ketenangan. Bukan hanya lahir dari latihan, tetapi juga dari keyakinan bahwa prestasi dan kehidupan bisa berjalan beriringan selama dijalani dengan jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

Dewi Laila masih akan terus berjuang dan berlatih keras untuk meraih mimpi yang sangat ia idam-idamkan yaitu tampil di pentas olahraga tertinggi dunia, Olimpiade. "Cita-citanya ke depan pokoknya terus berlatih biar bisa tampil di Olimpiade, amiin," harapnya. ***

wwwwww