Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
9 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Katateka Leica Lubis Tak Menduga Cetak Momen Bersejarah

Katateka Leica Lubis Tak Menduga Cetak Momen Bersejarah
Karateka putri Indonesia, Leica Al Humaira Lubis. (Foto: Kemenpora)
Jum'at, 02 Januari 2026 21:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Karateka putri Indonesia Leica Al Humaira Lubis memang baru tampil perdana pada ajang multi event. Namun, Leica, panggilan karibnya, mampu membuktikan kemampuannya saat tampil pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. 

Saat tampil di Komite kelas -69kg putri, Leica mampu merebut medali emas sekaligus menambah koleksi buat Kontingen Indonesia. Bagi Leica, hasil ini merupakan pencapaian luar biasa yang lahir dari pejuangan, disiplin, dan keyakinan pada diri sendiri.

Di final, Leica mampu mengalahkan wakil tuan rumah, Songklin Kewalin dalam pertarungan yang cukup menegangkan. Bahkan, Leica mengaku sempat panik mendengar sorak-suporter lawan menggema.

“Pas final itu tekanannya beda. Satu langkah salah, emas bisa hilang,” kata Leica saat berbincang, Rabu (31/12/2025).

Sebelum laga, pelatih menangkap kegugupan di wajah Leica. Pesan yang disampaikan pun sederhana namun mendalam. Partai puncak bukan lagi soal menghadapi lawan di depan mata, melainkan menghadapi diri sendiri.

Pelatih percaya pada kemampuan Leica, namun juga mengingatkan bahwa gugup bisa menghapus hasil latihan panjang. Jelas ini sebuah tantangan mental yang harus ditaklukkan wanita asal Sumatera Utara tersebut.

Leica bahkan tak menduga dirinya bisa meraih emas. Dia sempat gelisah, tetapi konseling dari pelatih menjadi titik balik. Leica meluangkan waktu menyendiri sejenak, mengingat kembali proses panjang yang telah dilalui hingga bisa berdiri di panggung internasional.

Ketika namanya dipanggil memasuki pentas pertandingan, semuanya berubah. Leica merasa benar-benar siap. “Ini momennya,” batinnya.

Menghadapi atlet Thailand yang merupakan pemain lama SEA Games, Leica mengandalkan kebiasaan observasi sebelum bertanding. Dia sudah memahami pola dan pergerakan tipikal lawan.

“Bersyukur akhirnya bisa mendapatkan emas, ini adalah momen bersejarah bagi aku,” ujarnya.

Hasil di ajang pesta olahraga Asia Tenggara jadi prestasi lanjutan yang diraih oleh Leica. Sebelumnya, Leica adalah peraih medali emas di ajang PON 2024 Aceh-Sumatera Utara.

Leica mengenal olahraga karate dari ayahnya, Andi Lubis. Sang ayah merupakan jurnalis foto di Medan. Pasang surut telah dilaluinya, nyaris menyerah usai tak mendapatkan hasil bagus di Porprov Sumut 2022. Lalu dia bangkit dan hingga kini menjadi andalan tim nasional.

“Medali ini untuk keluarga. Mereka punya peran besar dalam karier aku. Saat (performa) aku di atas atau di bawah, mereka selalu ada. Bonus yang didapat nantinya untuk membangun rumah buat orang tua. Sebagiannya investasi dan tabungan masa depan,” jelasnya.

Kedepan, target besar sudah menanti atlet berusia 21 tahun itu. Kejuaraan Karate Asia tahun depan menjadi agenda terdekat, disusul mimpi tampil di Asian Games 2026. “Harapannya, semoga aku bisa mempertahankan performa dan terus berkembang,” pungkasnya. ***

wwwwww