Rekan Indonesia-Pemkot Jakbar Kampanyekan STOP TBC dengan TOSS
![]() |
| Rekan Indonesia bersama Pemkot Jakbar Sosialisasi Eliminasi TBS Saat CFD di Jakarta Barat. (Ist) |
Minggu, 11 Januari 2026 11:09 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Rekan Indonesia menggelar kampanye STOP TBC dengan TOSS pada kegiatan Hari Bebas Kendara Bermotor (HBKB) di sepanjang Jl. Puri, belakang Gedung Blok B Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Minggu (11/01/2026). Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TBC).
Sebanyak 50 kader dan anggota Rekan Indonesia terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain melakukan edukasi langsung kepada warga, Rekan Indonesia juga membagikan 1.200 paket alat peraga kampanye Bebas TBC berupa kipas, stiker, flayer, dan masker yang dikemas dalam bentuk goodybag.
Melalui kampanye STOP TBC dengan TOSS, Rekan Indonesia berharap kesadaran masyarakat terhadap TBC semakin meningkat, stigma terhadap penderita dapat dikurangi, serta sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan Jakarta Barat yang lebih sehat.
Ketua KPW Rekan Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan yang akrab disapa Tian mengatakan kampanye di ruang publik menjadi strategi efektif untuk menyampaikan pesan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, TBC masih sering diselimuti stigma sehingga banyak penderita enggan memeriksakan diri atau tidak menuntaskan pengobatan.
"Melalui kampanye STOP TBC dengan TOSS, kami ingin menegaskan bahwa TBC bisa dicegah dan disembuhkan. Kuncinya adalah pemeriksaan dini dan kepatuhan menjalani pengobatan sampai tuntas," kata Tian.
Ia menambahkan, keterlibatan kader dan relawan merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam memutus rantai penularan TBC. Edukasi yang dilakukan secara langsung dinilai lebih mudah dipahami dan diterima warga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, yang ikut membagikan goodybag kepada warga. Ia juga menyampaikan edukasi singkat mengenai cara pencegahan TBC, seperti menerapkan etika batuk, menjaga ventilasi rumah, menggunakan masker, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala TBC.
“Upaya pengendalian TBC tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat. Edukasi langsung di ruang publik seperti ini sangat penting," imbuh Iin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Jakarta Barat terus mendorong kolaborasi dengan organisasi masyarakat dan relawan dalam mendukung program pengendalian TBC.
"Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting untuk menekan penularan dan mencapai target eliminasi TBC," pungkas Iin. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Automotif, DKI Jakarta |













