Pemprov DKI Luncurkan Angkutan Sekolah Ramah Disabilitas 2026, Tambah 32 Bus dan Lima Rute Baru
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menyapa peserta didik penyandang disabilitas. (Ist). |
Rabu, 21 Januari 2026 16:09 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dengan meluncurkan Angkutan Sekolah Ramah Disabilitas Tahun 2026. Peluncuran dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Program ini menjadi langkah konkret Pemprov DKI dalam menjamin akses transportasi yang aman, nyaman, dan setara bagi peserta didik penyandang disabilitas. Tahun ini, Pemprov DKI menambah 32 unit bus sekolah ramah disabilitas yang terdiri dari 13 mikrobus dan 19 bus medium, sekaligus membuka lima rute baru.
"Pendidikan adalah hak setiap anak. Pemerintah wajib memfasilitasi agar seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas, dapat mengakses pendidikan dengan baik," ujar Pram.
Dengan penambahan tersebut, kini Jakarta memiliki 37 unit bus sekolah ramah disabilitas yang melayani 10 rute di berbagai wilayah. Armada ini dirancang khusus untuk menunjang mobilitas siswa penyandang disabilitas, lengkap dengan awak pendamping serta fasilitas lift chair untuk memudahkan naik-turun penumpang.
Pram menegaskan, penyediaan angkutan sekolah ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global yang ramah disabilitas. Menurutnya, akses setara tidak hanya penting di sektor pendidikan, tetapi juga pada aspek lain seperti ketenagakerjaan dan ruang publik.
"Penambahan armada ini adalah kontribusi nyata untuk memastikan penyandang disabilitas mendapat ruang yang sama dalam kehidupan kota," k?tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, saat ini Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) mengelola 230 unit armada yang melayani 50 rute di lima wilayah DKI Jakarta, dengan jam operasional pukul 04.30 hingga 19.00 WIB. Layanan tersebut menjangkau lebih dari 41.000 pelajar dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat.
"Penambahan 32 bus ramah disabilitas ini memperkuat layanan melalui lima rute baru yang telah diuji coba, untuk menjangkau tambahan Sekolah Luar Biasa di Jakarta," jelas Syafrin.
Adapun lima rute baru tersebut meliputi Yayasan Pendidikan Anak Cacat-Ciledug, Rusun Rawabebek-Rorotan, BNN-Cipinang via Jatinegara, Kampung Rambutan-Lebak Bulus, serta Permata Hijau-Lebak Bulus. Rute-rute ini melayani sejumlah SLB dan sekolah pembina tingkat nasional.
Setiap bus medium memiliki kapasitas 13 siswa, dengan empat ruang kursi roda dan sembilan kursi penumpang, sedangkan mikrobus mampu mengangkut dua kursi roda dan tujuh penumpang. Seluruh armada didukung pengemudi dan petugas pendamping untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa selama perjalanan. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













