Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Nilai Pagu Anggaran Kemenpora Rp1,15 Triliun Sangat Kecil, Komisi X DPR Dukung Penambahan Anggaran

Nilai Pagu Anggaran Kemenpora Rp1,15 Triliun Sangat Kecil, Komisi X DPR Dukung Penambahan Anggaran
Menpora Erick Thohir bersama anggota Komisi X DPR RI. (Kemenpora)
Rabu, 28 Januari 2026 00:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir menyampaikan 28 agenda besar Kemenpora tahun 2026 pada rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Agenda besar ini merupakan program di bidang kepemudaan dan olahraga sebagai penjabaran dari dua misi besar Kemenpora untuk membangun pemuda yang patriotik, gigih dan empati serta menjadikan olahraga sebagai duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan bangsa, sesuai visi Presiden RI Prabowo Subianto.

28 agenda besar Kemenpora tahun 2026 ini termasuk diantaranya pertukaran pemuda antar negara, program student athlete (LPDP dan fasilitasi), pembangunan akademi olahraga dan pusat pelatihan tim nasional, lomba debat dan pidato nasional, Indonesia Sport Summit, Youth Camp serta mengirim atlet ke ajang Asian Games, Asian Para Games, Youth Olympic Games dan Asian Beach Games.

Melihat banyaknya terobosan yang dilakukan Kemenpora untuk membangun karakter pemuda dan meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, maka Komisi X DPR RI menilai Kemenpora layak mendapatkan tambahan anggaran untuk tahun 2026. Mengingat anggaran yang didapatkan Kemenpora tahun ini adalah sebesar Rp 1,15 triliun.

Ketua Komisi X DPR RI yang juga pimpinan raker Hetifah Sjaifudian menyampaikan bahwa pagu anggaran Kemenpora tahun ini dinilai sangat kecil, sehingga pimpinan rapat dan anggota Komisi X DPR RI menyampaikan secara langsung dukungannya atas penambahan anggaran Kemenpora tahun 2026.

"Kami dari Komisi X DPR RI siap mendukung dan membantu agar anggaran Kemenpora bisa naik. Karena itu bagian dari penguatan ekosistem olahraga nasional, pembangunan pemuda Indonesia, dan pembinaan atlet usia dini," kata Hetifah.

Sementara Menpora Erick mengatakan dirinya sangat berterima kasih dan apresiasi terhadap dukungan Komisi X DPR RI. "Ada beberapa hal yang saya apresiasi terhadap pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI bahwa program yang sedang kita dorong di Kemenpora adalah program yang nyata sehingga hasilnya bisa dirasakan," kata Menpora Erick.

Menpora Erick juga menyampaikan Komisi X juga mendukung reformasi birokrasi yang ada di Kemenpora. "Untuk anggaran, Komisi X DPR RI sangat mendorong transparansi anggaran dan anggaran ini juga banyak untuk program-program baru seperti pembangunan pusat akademi olahraga, pusat pelatihan timnas, pemusatan latihan 21 cabor Olimpiade, dan yang lain. Saya rasa ini sangat positif," tambahnya. ***

wwwwww