Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  KONI

Kabar Gembira bagi Pengendara, Harga Pertamax Turun Serentak Mulai Februari

Kabar Gembira bagi Pengendara, Harga Pertamax Turun Serentak Mulai Februari
Ilustrasi Pertamax (net)
Minggu, 01 Februari 2026 06:41 WIB

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan penurunan harga ini mulai berlaku Minggu (1/2/2026), membawa angin segar bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Penurunan harga menyasar berbagai jenis produk unggulan seperti Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamax Green (RON 95), Dexlite (CN 51), hingga Pertamina Dex (CN 53). Sebagai contoh di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax kini dibanderol Rp 11.800 per liter, turun cukup signifikan dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 12.350 per liter pada Januari 2026.

Tidak hanya Pertamax, varian Pertamax Turbo juga mengalami penurunan menjadi Rp 12.700 per liter. Sementara itu, untuk bahan bakar mesin diesel, harga Dexlite kini menjadi Rp 13.250 per liter dan Pertamina Dex turun di angka Rp 13.500 per liter.

Meskipun harga BBM nonsubsidi mengalami penurunan, masyarakat yang menggunakan BBM subsidi tidak perlu khawatir terkait anggaran perjalanan. Pasalnya, harga Pertalite tetap bertahan di angka Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi dibanderol Rp 6.800 per liter di seluruh pelosok tanah air.

Di wilayah Sumatera, khususnya Riau dan Kepulauan Riau, harga Pertamax dipatok Rp 12.400 per liter. Sedangkan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harganya sedikit lebih rendah yakni Rp 12.100 per liter.

Khusus di wilayah Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, masyarakat menikmati harga yang jauh lebih terjangkau. Di Sabang, Pertamax hanya dibanderol Rp 11.100 per liter, sedangkan di Batam dipatok seharga Rp 11.300 per liter.

Perubahan harga ini merupakan langkah rutin Pertamina dalam mengevaluasi harga BBM nonsubsidi sesuai dengan tren pasar dan fluktuasi harga minyak dunia. Dengan adanya penurunan ini, diharapkan beban operasional kendaraan pribadi maupun angkutan komersial yang menggunakan BBM nonsubsidi dapat sedikit berkurang. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Nasional, Ekonomi, KONI, DKI Jakarta
wwwwww