Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSIM Yogyakarta Diharapkan Tetap Jaga Performa

PSIM Yogyakarta Diharapkan Tetap Jaga Performa
Laga PSIM Yogyakarta melawan Borneo FC yang berakhir dengan skor 1-2. (Ileague.id)
Senin, 02 Februari 2026 20:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAMARINDA - PSIM Yogyakarta gagal memetik poin saat menghadapi Borneo FC pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (1/2/2026) kemarin, Laskar Mataram kalah dengan skor 1-2.

Dua gol Borneo FC dicetak oleh Kaio Nunes menit ke-29 dan Koldo Obieta menit 90+2. Gol balasan PSIM sendiri dicetak oleh Ze Valente di menit ke-82 lewat titik penalti.

Hadiah penalti tersebut diberikan wasit setelah Ghulam Fatkur dilanggar oleh Dika Kuswardana di area terlarang.

Kekalahan ini membuat PSIM gagal menambah poin dan masih belum beranjak dengan koleksi 30 poin. Pada papan klasemen sementara, PSIM ada di peringkat ke-7.

Sedangkan bagi Borneo FC, kemenangan ini membuat Pesut Etam naik ke peringkat dua klasemen dengan mengumpulkan nilai 43 dan hanya terpaut satu poin saja dengan Persib Bandung yang punya nilai 44.

Pelatih PSIM, Jean Paul van Gastel menilai hasil akhir pertandingan ini jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh tim. “Saya rasa jika Anda melihat pertandingannya, saya pikir itu adalah permainan yang terbuka. Ada peluang di kedua sisi dan saya pikir itu sangat menyenangkan untuk ditonton,” kata Van Gastel.

Dia melihat adanya kemajuan dalam performa tim, jika dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Persebaya. Juru taktik asal Belanda ini menilai anak asuhnya tampil cukup baik, meski hasil belum berpihak.

“Pada dasarnya saya pikir kami bermain cukup bagus, sama seperti saat melawan Persebaya, hanya saja kami berada di sisi skor yang belum beruntung. Cara kami menampilkan performa di lapangan, saya pikir itu sangat positif,” dia menambahkan.

Demikian juga dengan yang disampaikan kapten tim PSIM, Reva Adi Utama yang mengungkapkan kekecewaannya karena gagal membawa pulang poin dari Samarinda. “Mungkin ini bukan hasil yang kita inginkan karena kami datang ke sini bermain untuk menang. Tapi di momen ini, kita sedang membangun sistem dan pelatih sedang membangun identitas cara kita bermain,” kata Reva Adi.

Dia berharap, rekan-rekannya tetap menjaga semangat untuk menatap laga selanjutnya. “Saya harap teman-teman untuk tetap menjaga motivasi dan semangat agar bisa mendapat poin di pertandingan berikutnya,” tegasnya. ***

wwwwww