OTT KPK Guncang Jawa Tengah, Bupati dan Belasan Pejabat Diangkut ke Gedung Merah Putih
![]() |
| Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo |
JAKARTA – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengguncang Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Lembaga antirasuah tersebut tidak hanya menangkap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, tetapi juga menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, beserta sepuluh orang lainnya ke Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Rombongan belasan orang tersebut diberangkatkan menuju Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pergerakan tim penindakan yang membawa para pihak terkait dari daerah.
"Paralel dengan itu, tim saat ini juga sedang dalam perjalanan membawa 11 orang dari Pekalongan menuju Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK," ujar Budi.
Gelombang penangkapan ini menyasar berbagai kalangan yang diduga kuat terlibat dalam pusaran kasus tersebut. Pihak lembaga antirasuah membeberkan bahwa belasan individu yang diamankan terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan pihak swasta.
"Dari 11 orang yang diamankan dan dibawa ke KPK tersebut ada dari unsur ASN dan juga unsur swasta. Salah satunya adalah Sekda Pemkab Pekalongan," sambungnya.
Sebelumnya, tim penindakan telah lebih dulu mengamankan Fadia Arafiq dalam operasi senyap yang berlangsung Selasa (3/3/2026) dini hari di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Sang kepala daerah diciduk bersama orang-orang terdekatnya sebelum akhirnya dibawa ke ibu kota.
"Pada dini hari tadi, tim mengamankan tiga orang, salah satunya adalah Bupati Pekalongan dan dua pihak lainnya yang merupakan orang kepercayaan serta ajudan Bupati," urai Budi.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | okezone.com |
| Kategori | : | Olympic, Beladiri, DKI Jakarta, Jawa Tengah |













