Dinasti Baru Iran Tercipta Usai Mojtaba Khamenei Naik Tahta
![]() |
| Mojtaba Khamenei. (Foto:KHAMENEI.IR / AFP) |
Transisi kekuasaan ini terpaksa dilakukan setelah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Mojtaba yang kini berusia 56 tahun langsung disepakati oleh dewan sebagai calon kuat pengganti sang ayah. Isu suksesi ini sebelumnya merupakan topik yang sangat sensitif dan tidak pernah dibahas secara terbuka oleh Mojtaba.
Sepanjang kariernya, Mojtaba tidak pernah sekalipun mencalonkan diri untuk menduduki jabatan publik atau berpartisipasi dalam pemilihan umum. Meski begitu, ia dikenal luas sebagai figur yang sangat berpengaruh di lingkaran dalam kekuasaan dan memiliki kedekatan khusus dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) selama beberapa dekade.
Di tengah pergantian pucuk pimpinan ini, Israel secara terang-terangan terus memantau pergerakan rezim baru. Militer Israel bahkan melontarkan ancaman pembunuhan terhadap suksesor Ali Khamenei tersebut.
"Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk terus memimpin rencana menghancurkan Israel, mengancam AS dan dunia bebas dan negara-negara di kawasan ini, dan menindas rakyat Iran, akan menjadi target yang jelas untuk dieliminasi," tegas Menhan Israel, Israel Katz, Rabu (4/3/2026), seperti dilansir Al Jazeera.
"Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi," cetusnya. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Basket |













