Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Basket

Dinasti Baru Iran Tercipta Usai Mojtaba Khamenei Naik Tahta

Dinasti Baru Iran Tercipta Usai Mojtaba Khamenei Naik Tahta
Mojtaba Khamenei. (Foto:KHAMENEI.IR / AFP)
Senin, 09 Maret 2026 05:14 WIB
JAKARTA – Majelis Pakar Iran secara resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi negara tersebut, Senin (9/3/2026). Penetapan putra kedua mendiang Ayatollah Ali Khamenei ini menuai sorotan lantaran dianggap membangkitkan kembali bayang-bayang dinasti monarki Pahlavi yang runtuh sebelum revolusi Islam 1979.

Transisi kekuasaan ini terpaksa dilakukan setelah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Mojtaba yang kini berusia 56 tahun langsung disepakati oleh dewan sebagai calon kuat pengganti sang ayah. Isu suksesi ini sebelumnya merupakan topik yang sangat sensitif dan tidak pernah dibahas secara terbuka oleh Mojtaba.

Sepanjang kariernya, Mojtaba tidak pernah sekalipun mencalonkan diri untuk menduduki jabatan publik atau berpartisipasi dalam pemilihan umum. Meski begitu, ia dikenal luas sebagai figur yang sangat berpengaruh di lingkaran dalam kekuasaan dan memiliki kedekatan khusus dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) selama beberapa dekade.

Di tengah pergantian pucuk pimpinan ini, Israel secara terang-terangan terus memantau pergerakan rezim baru. Militer Israel bahkan melontarkan ancaman pembunuhan terhadap suksesor Ali Khamenei tersebut.

"Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk terus memimpin rencana menghancurkan Israel, mengancam AS dan dunia bebas dan negara-negara di kawasan ini, dan menindas rakyat Iran, akan menjadi target yang jelas untuk dieliminasi," tegas Menhan Israel, Israel Katz, Rabu (4/3/2026), seperti dilansir Al Jazeera.

"Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi," cetusnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Basket
wwwwww