Empat dari 10 Terduga Korban Longsor TPST Bantar Gebang Ditemukan Meninggal
![]() |
| Alat berat dikerahkan untuk evakuasi korban longsor di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. (Ist) |
Senin, 09 Maret 2026 05:18 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
BEKASI- Peristiwa longsor terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3) siang. Insiden tersebut menimpa warung dan sejumlah truk sampah yang tengah mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan.
Berdasarkan data sementara, longsor diduga terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut dalam durasi cukup lama.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat beberapa truk sampah sedang mengantre di lokasi pembuangan.
"Ketika truk sampah sedang mengantre untuk membongkar muatan, tiba-tiba terjadi longsor yang menimpa lima unit truk sampah serta satu warung di sekitar lokasi," kata Isnawa, Senin (9/3/2026).
Isnawa menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat dugaan sekitar 10 orang tertimbun material longsoran yang terdiri dari warga dan pengemudi truk sampah.
Hingga pukul 21.00 WIB, empat orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Mereka masing-masing bernama Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno yang berprofesi sebagai pengemudi truk sampah, serta Irwan Supriatain (42) yang juga merupakan pengemudi truk sampah.
Selain itu, dua orang dilaporkan selamat dari kejadian tersebut, yakni Jonan dan Risno yang juga bekerja sebagai pengemudi truk sampah.
"Proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk menemukan korban lainnya yang diduga masih tertimbun," terangnya.
Ia menambahkan, upaya pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Special Group (BSG), Kantor SAR Kota Bekasi, BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, TNI, Polri, PMI, serta relawan.
Dalam proses pencarian tersebut, tim gabungan mengerahkan sekitar 20 unit alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat proses evakuasi.
"Seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk melakukan pencarian dan penanganan di lokasi kejadian. Kami turut menyampaikan duka cita mendalam atas terjadinya musibah ini," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat |













