Sembilan Ton Daging Beku Kedaluwarsa Batal Masuk Pasar Tradisional
![]() |
| Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri membongkar truk berisi daging beku impor kedaluwarsa. (Foto: Antara/HO-Sat Resmob Bareskrim Polri). |
Barang bukti dalam jumlah sangat besar tersebut ditemukan tersembunyi di dalam tiga unit truk. Penemuan ini menjadi sinyal peringatan bagi masyarakat luas agar lebih selektif dan berhati-hati saat berbelanja daging di tengah lonjakan permintaan pasar jelang hari raya.
"Saat ini Satresmob Bareskrim Polri melaksanakan perintah Kabareskrim untuk melindungi masyarakat dari pelaku usaha yang tidak jujur dan membahayakan kesehatan masyarakat, dengan melakukan penindakan serta mengamankan tiga truk berisi daging beku impor kedaluwarsa seberat 9 ton," ujar Kepala Satuan Reserse Mobile Bareskrim Polri, Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi saat dihubungi Inilah.com, Minggu (8/3/2026).
Praktik kotor yang mengorbankan keamanan konsumen ini dipastikan bukan ulah pemain tunggal. Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah memeriksa lebih dari satu terduga pelaku secara intensif untuk melacak rekam jejak mereka sekaligus membongkar jaringan distribusi yang lebih luas.
"Saat ini para terduga pelaku sedang dilakukan pemeriksaan oleh Dittipidter Bareskrim untuk mengungkap jaringan lainnya serta mengetahui sudah berapa kali yang bersangkutan melaksanakan perbuatan tersebut. Adapun terduga pelaku saat ini berjumlah lebih dari satu orang," urainya.
Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari operasi pengawasan ketat Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan. Tim tersebut secara khusus memantau pergerakan distribusi bahan pokok sejak momentum Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri demi memastikan ketersediaan pangan yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Olympic, Nasional, DKI Jakarta |













