Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Jean Paul Van Gastel Perhitungkan Kualitas Pemain Persijap

Jean Paul Van Gastel Perhitungkan Kualitas Pemain Persijap
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel. (Ileague.id)
Rabu, 11 Maret 2026 13:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - PSIM Yogyakarta akan menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Rabu (11/3/2026) kickoff 20.30 WIB.

Meski punya peringkat yang lebih baik dari sang tamu, namun Laskar Mataram tetap mewaspadai benar motivasi tinggi Persijap yang berjuang menjauh dari zona merah.

PSIM kini ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 37 poin dari 24 laga. Jika mampu menang dari Persijap nanti, PSIM akan naik ke posisi ke-7 atau satu strip lebih baik.

Sedangkan Persijap masih berjuang untuk menjauh dari zona merah, tepatnya ada di peringkat ke-15 atau satu strip diatas zona degradasi dengan koleksi 20 poin dari 24 laga yang sudah dijalani.

Dengan kondisi ini, dipastikan PSIM akan mendapatkan perlawanan sengit dari Persijap. Untuk pertandingan nanti, kedua tim sama-sama akan kehilangan pemain pemain pilarnya.

PSIM bakal tampil tanpa Fahreza Sudin yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya. Sedang Persijap tanpa pemain asing Jose Luis Espinosa Arroyo dan Wahyudi Hamisi.

“Kami kehilangan satu pemain karena kartu merah. Sedangkan Persijap, mereka membawa sekitar 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Liga India dan Spanyol. Dalam tiga pertandingan terakhir mereka mampu mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel.

Diakuinya, performa Persijap perlahan meningkat sejak kedatangan pemain-pemain baru di putaran kedua. Dia menyebut inilah yang membuat PSIM harus mewaspadai kebangkitan Persijap.

PSIM sendiri saat ini sedang dalam rasa penasaran yang tinggi. Pasalnya, dari lima laga terakhirnya, PSIM hanya mampu mencatat sekali menang dan empat hasil imbang.

Kemenangan dicatat Laskar Mataram di laga pekan ke-23 lalu saat dijamu PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman dengan skor 4-2.

Mengenai evaluasi dari laga terakhir di pekan ke-24 melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, dia mengakui permainan timnya berubah setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.

“Dengan 10 pemain, itu mempengaruhi pertandingan. Pada menit pertama kami juga sedikit kesulitan dengan formasi dan penguasaan bola. Detail-detail ini yang akan kami perbaiki,” dia menegaskan. ***

wwwwww