Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Meski Pemain Pilar Absen, Persijap Tetap Pertahankan Pola Permainan Utama

Meski Pemain Pilar Absen, Persijap Tetap Pertahankan Pola Permainan Utama
Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos. (Ileague.id)
Rabu, 11 Maret 2026 13:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL - Persijap Jepara akan menjalani laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Rabu (11/3/2026) kickoff 20.30 WIB.

Meski bakal bertanding dengan status sebagai tim tamu, tak menyurutkan tekad Laskar Kalinyamat untuk dapat mencatat poin untuk terus memperbaiki posisi di papan klasemen.

Saat ini, Persijap masih berjuang menjauh dari zona merah. Tim asuhan pelatih Mario Lemos ada di peringkat ke-15 dengan koleksi 20 poin dari 24 laga yang sudah dijalani.

Catatan poin ini sama dengan yang dimiliki Madura United FC yang ada di posisi ke-14 dan juga Semen Padang FC yang ada di posisi ke-16 atau ada di batas atas zona merah.

Di posisi ke-17 ada PSBS Biak dengan nilai 18 dan sebagai juru kunci ada Persis Solo dengan nilai 17.

Perolehan poin yang ketat di papan bawah membuat Persijap ingin terus menambah poin demi poin di tiap laga yang dijalaninya. Namun tentunya untuk dapat mewujudkan poin yang diincar adalah tidak mudah mengingat PSIM juga ingin memperbaiki posisinya di klasemen yang saat ini di peringkat ke-8 dengan nilai 37.

Hanya saja memang sayangnya Persijap bakal tampil tanpa dua pemain andalannya yakni gelandang bertenaga kuda, Wahyudi Hamisi dan bek asing Jose Luis Espinosa Arroyo atau Rubio. Wahyudi Hamisi harus absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Rubio mendapat kartu merah saat Persijap menghadapi Persis pada laga pekan ke-24,Kamis (4/3) lalu.

Absennya dua pemain tersebut membuat lini tengah dan pertahanan Persijap mengalami perubahan. Pelatih Persijap, Mario Lemos memutar otak untuk dapat menjaga keseimbangan timnya.

“Adanya pemain yang absen, dalam sepakbola itu adalah hal yang biasa akibat kartu kuning, kartu merah atau cedera. Kita datang dengan fokus penuh dan kita akan coba untuk mendapatkan poin karena itu yang kita butuhkan,” kata Mario Lemos.

Meski ada pemain pilar yang absen, dia memastikan tim tetap mempertahankan pola permainan utama, yang selama ini menjadi andalan Persijap. Ini karena para pilar lainnya juga siap tempur.

Borja Herrera, Iker Guarrotxena, Carlos Franca, Borja Martinez hingga Lucas Morelatto siap memberikan kontribusi terbaiknya untuk membongkar pertahanan lawan.

“Soal tekanan yang kita dapatkan adalah hal yang biasa dan kita sadari hal itu. Saat ini kita punya 20 poin, sama dengan Madura United dan Semen Padang. Yang pasti kita tekankan adalah setiap langkah saat ini adalah final karena kita memang sangat membutuhkan poin dan saat ini kita harus bisa mendapatkan poin di setiap laga,” pungkasnya. ***

wwwwww