Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Mauricio Souza Ceritakan Kekecewaan

Mauricio Souza Ceritakan Kekecewaan
Bhayangkara FC. (Ileague.id)
Selasa, 07 April 2026 16:22 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANDAR LAMPUNG - Hasil kurang memuaskan didapat Persija Jakarta saat bertandang ke Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026) kemarin. Menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pekan ke-26 Super League 2025/2026, Macan Kemayoran harus mengakhiri laga dengan kekalahan 1-3.

Persija sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat Apik. Baru satu menit laga berjalan, mereka sudah mampu membuka keunggulan. Umpan lambung akurat dari Allano Lima sukses dimaksimalkan Rayhan Hannan lewat sundulan tajam.

Namun, keunggulan cepat tersebut tak mampu dipertahankan hingga akhir babak pertama. Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28 melalui Moussa Sidibe. Skor 1-1 pun bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, situasi berubah menjadi lebih sulit bagi tim tamu. Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Jordi Amat menerima kartu kuning kedua. Kondisi ini membuat jalannya pertandingan semakin berat bagi Macan Kemayoran.

Namun, dalam kondisi kalah jumlah pemain, Persija sempat kembali memimpin pada menit ke-63. Gol indah Fabio Calonego dari skema tendangan bebas membawa tim tamu unggul 2-1 setelah bola meluncur mulus tanpa mampu dihentikan kiper lawan.

Keunggulan tersebut kembali sirna di penghujung pertandingan. Bhayangkara FC berhasil menyamakan skor sebelum akhirnya berbalik unggul. Dendy Sulistyawan mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan bebas pada menit ke-86, disusul gol kedua Moussa Sidibe di masa tambahan waktu (90+3’) yang memastikan kemenangan tuan rumah menjadi 3-1.

Setelah pertandingan berakhir, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengungkapkan kekecewaannya terhadap jalannya laga, khususnya pada momen setelah timnya unggul lebih dulu.

“Kami memulai pertandingan sesuai dengan apa yang kami rencanakan. Kami sangat tenang di dalam penguasaan bola, kami tahu di mana bisa menemukan ruang untuk sampai ke gawang lawan. Kami berhasil mencetak gol dan masih ada beberapa peluang lagi untuk menyelesaikan di gawang lawan."

"Apa yang seharusnya memberikan kami semangat dan motivasi, malah membawa kekecewaan. Kami tiba-tiba berhenti bermain, kami mulai memberikan ruang di lini pertahanan yang tidak seharusnya diberikan, sampai kita kemasukan gol dari bola liar di dalam kotak penalti,” ucapnya.

“Setelah babak kedua, saya tidak punya banyak hal yang bisa dikatakan karena permainan benar-benar terkondisikan oleh pengusiran (kartu merah) satu pemain kami. Sangat sulit bermain dengan kurang satu pemain. Beberapa pemain pun belum mencapai performa terbaiknya, dan dengan satu pemain kurang, segalanya menjadi sangat sulit,” ujar Mauricio lagi.

Meski demikian, Mauricio menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dan akan terus berjuang hingga akhir kompetisi. ***

wwwwww