Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Wigi Pratama Jadikan Kegagalan Bahan Evaluasi

Wigi Pratama Jadikan Kegagalan Bahan Evaluasi
Persik Kediri. (Ileague.id)
Selasa, 07 April 2026 16:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Keberuntungan belum berpihak kepada Persik Kediri. Beraksi di kandang sendiri, Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (6/4/2026) kemarin, Macan Putih gagal menaklukkan Persijap Jepara. Laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 itu berakhir imbang tanpa gol.

Padahal tuan rumah punya peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol. Gol pertama Jose Enrique pada menit ke-12 dianulir wasit. Karena hasil cek VAR, striker asal Spanyol telah berada di posisi offside saat memasukkan bola.

Topskorer Persik Kediri itu juga gagal jadi algojo penalti di menit ke-59. Tendangannya mampu dibaca dan diblokir oleh kiper Persijap Jepara, Sendry Johansyah. 

Kegagalan meraup poin penuh di kandang ini membuat semua pemain kecewa. Tak terkecuali Wigi Pratama. Striker muda ini mengungkapkan dia dan rekan setimnya telah berusaha maksimal. Baik selama latihan dua pekan dan sepanjang laga tersebut. 

"Kami sudah siapkan pertandingan ini secara maksimal sejak dua pekan lalu. Apa yang kami mainkan di lapangan sudah seperti apa yang kami lakukan di latihan. Tapi hasilnya tak sesuai harapan kami," katanya.

Pemain yang pernah dipanggil ikut seleksi Timnas Indonesia U23 di SEA Games Thailand 2025 ini menyatakan sepak bola selain kerja keras dan bermain bagus juga butuh keberuntungan.

"Hari ini kami tidak beruntung. Semua tahu kita punya peluang menang. Orang mengira tendangan penalti punya peluang bola masuk. Tapi risiko gagal juga ada. Tapi itu tak dapat kami raih. Hasil hari ini kami jadikan evaluasi untuk bermain lebih bagus melawan Madura United nanti," ucapnya.  ***

wwwwww