Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
10 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
6 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

‎Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, IPM 2025 Tertinggi di Indonesia

‎Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, IPM 2025 Tertinggi di Indonesia
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. (Ist).
Senin, 20 April 2026 17:19 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan capaian positif pada kinerja pembangunan tahun 2025, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang melampaui angka nasional serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi tertinggi di Indonesia.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/4/2026).

‎
‎Rano menegaskan, indikator makro pembangunan Jakarta menunjukkan tren yang kuat, khususnya pada sektor ekonomi dan pembangunan manusia yang menjadi fondasi utama daya saing daerah.
‎
‎"IPM DKI Jakarta pada 2025 mencapai 85,05, naik dari 84,15 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan di seluruh dimensi kehidupan warga. Kinerja pembangunan manusia Jakarta juga menjadi yang tertinggi di Indonesia. Angka harapan hidup mencapai 76,27 tahun, sementara standar hidup layak meningkat 3,62 persen dibandingkan tahun lalu," kata Rano.
‎
‎Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat sebesar 5,21 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen. Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp3.926 triliun, dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali pada 2,63 persen secara tahunan (year on year).
‎
‎Capaian tersebut dinilai mencerminkan stabilitas ekonomi daerah sekaligus efektivitas kebijakan fiskal dan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah sepanjang 2025.
‎
‎Di bidang keuangan daerah, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 juga menunjukkan kinerja yang solid. Pendapatan daerah tercatat mencapai Rp80,02 triliun atau 94,75 persen dari target sebesar Rp84,45 triliun. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp76,09 triliun atau 88,50 persen dari target Rp85,97 triliun.
‎
‎"Penerimaan pembiayaan tercapai Rp7,33 triliun yang bersumber dari SiLPA dan pinjaman dalam negeri. Adapun pengeluaran pembiayaan terealisasi Rp5,44 triliun, dialokasikan untuk penyertaan modal daerah kepada BUMD seperti PT Jakpro dan PT MRT Jakarta, serta pembayaran pokok pinjaman," jelasnya.
‎
‎Selain pertumbuhan ekonomi dan peningkatan IPM, indikator kesejahteraan sosial juga menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan di Jakarta berhasil ditekan menjadi 4,03 persen pada September 2025, yang didorong oleh konsistensi program bantuan sosial, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
‎
‎Di sektor pendidikan, program KJP Plus telah menjangkau 707.513 penerima manfaat, sementara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjalankan program sekolah swasta gratis di 40 institusi pendidikan. Pada sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 99,94 persen, disertai penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas melalui program Pasukan Putih.
‎
‎Sementara itu, pembangunan infrastruktur dan transportasi terus menunjukkan progres signifikan. Kondisi jalan mantap di Jakarta mencapai 97,35 persen, sedangkan pembangunan proyek strategis transportasi massal, yakni MRT Jakarta Fase 2A, telah mencapai 55,89 persen. Di sisi investasi, realisasi investasi sepanjang 2025 meningkat tajam menjadi Rp270,9 triliun, memperkuat peran Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.
‎
‎Menutup penyampaiannya, Rano menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong transformasi Jakarta menuju kota global yang kompetitif dan berkelanjutan.
‎
‎"Terima kasih atas sinergi yang terjalin. Semoga kolaborasi ini dapat mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan menyejahterakan warganya," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww