Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
8 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
9 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
12 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bintang Akbar Dalam Balutan Busana Adat Jambi, Krisna Bayu Kenakan Busana Adat Melayu Riau

Bintang Akbar Dalam Balutan Busana Adat Jambi, Krisna Bayu Kenakan Busana Adat Melayu Riau
Kontingen Indonesia. (NOC Indonesia)
Rabu, 22 April 2026 18:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA – Kontingen Indonesia mencuri perhatian pada Opening Ceremony Asian Beach Games Sanya 2026 yang berlangsung di Yasha Park, Sanya, China, Selasa (22/4/2026) malam waktu setempat. Tidak hanya hadir sebagai peserta, Indonesia tampil membawa narasi tentang jati diri, kebanggaan, dan kekayaan budaya Nusantara yang dirangkai dalam balutan busana adat Melayu dari Riau dan Jambi.

Pilihan busana ini bukan sekadar estetika, melainkan pernyataan identitas. Di tengah gemerlap parade negara-negara Asia, Indonesia menampilkan harmoni antara tradisi dan modernitas yang menjadi sebuah refleksi bangsa yang berakar kuat pada budaya, namun melangkah percaya diri di panggung global.

Di barisan terdepan, pembawa bendera Merah Putih, Bintang Akbar, tampil gagah dalam balutan busana adat Jambi. Sentuhan motif tapis dan aksen songket yang dikenakannya bukan hanya memperindah tampilan, tetapi juga merepresentasikan nilai kehormatan, kearifan lokal, serta harapan akan prestasi yang dibawa oleh kontingen Indonesia.

Tepat di belakangnya, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Krisna Bayu, mengenakan busana adat Melayu Riau yang sarat makna. CdM Bayu tampil mewakili kesopanan, martabat, dan kuatnya akar budaya pesisir yang telah lama menjadi bagian dari identitas bangsa.

Sementara itu, para atlet dan ofisial tampil dalam balutan track suit putih bergaya modern yang diperkaya dengan sentuhan motif tradisional. Perpaduan ini menciptakan kesan elegan sekaligus bermakna yang menghubungkan warisan budaya dengan semangat kompetitif generasi masa kini.

Motif songket dan tapis yang disematkan menjadi simbol penghormatan terhadap para perajin lokal dan upaya pelestarian nilai budaya melalui olahraga.

“Melalui busana adat Riau, kami ingin menampilkan martabat dan identitas bangsa Indonesia di panggung internasional, sekaligus membawa semangat persatuan dan optimisme bagi seluruh kontingen,” ujar Krisna Bayu.

Lebih dari sekadar seremoni, penampilan Indonesia pada malam pembukaan menjadi representasi dari semangat yang dibawa ke arena pertandingan, yakni sebuah kebanggaan akan jati diri, solid sebagai satu tim, dan siap bersaing untuk meraih prestasi terbaik.

Pada Asian Beach Games Sanya 2026, Indonesia diperkuat oleh 22 atlet yang akan berlaga di tiga cabang olahraga, yakni voli pantai yang akan dimulai Kamis (23/4/2026), basket 3x3 (25/4/2026) dan panjat tebing (28/42026). ***

wwwwww