Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Beach Games Sanya 2026

Bintang/Sofyan ke Perempat Final, Andy: Masih Ada Kesalahan Dasar

Bintang/Sofyan ke Perempat Final, Andy: Masih Ada Kesalahan Dasar
Timnas Voli Pantai Putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman saat diskusi dengan pelatih Andy. (NOC Indonesia)
Minggu, 26 April 2026 18:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA - Kabar membanggakan datang dari cabang olahraga voli pantai di Asian Beach Games Sanya 2026. Pasangan putra Timnas Voli Pantai Indonesia yang diperkuat Bintang Akbar/Sofyan Rachman, memastikan langkah ke perempat final usai menang di babak 16 besar yang berlangsung di Tianya Haijiao.

Menghadapi pasangan Jepang, Kosuke Fukushima/Nassim Malki, Bintang/Sofyan tampil solid sejak awal pertandingan. Mengandalkan servis agresif dan serangan yang efektif, mereka mampu mengendalikan jalannya laga meski sempat mendapat tekanan saat lawan mengejar ketertinggalan. Indonesia akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung, 21–19 dan 21–15.

Hasil ini mengantarkan Bintang/Sofyan ke babak delapan besar, di mana mereka akan menghadapi pasangan Thailand, Muadpha/Muneekul. Pelatih Andy Ardiansyah menilai peluang anak asuhnya cukup terbuka jika mampu bermain lebih disiplin.

“Secara permainan, kami melihat Jepang sebenarnya lebih kuat dibanding Thailand. Apalagi Thailand sering berganti pasangan. Insyaallah Bintang dan Sofyan sudah cukup mengenal pola permainan mereka karena sering bertemu,” ujar Andy.

Meski meraih kemenangan penting, Andy tetap menyoroti sejumlah catatan evaluasi, khususnya terkait aspek fundamental permainan. “Masih ada kesalahan dasar seperti passing yang belum terkontrol dan miss komunikasi di lapangan. Hal-hal seperti bola di tengah itu harus jelas siapa yang ambil. Mereka harus saling bantu dan saling mengisi,” tegas Andy.

Andy yang merupakan legenda Timnas Voli pantai Indonesia itu juga mengingatkan agar kemenangan atas Jepang tidak membuat pemain cepat puas. “Saya tekankan kepada mereka untuk tidak cepat puas. Setiap hari harus ada peningkatan,” tambah Andy.

GoNews.co Pasangan Voli Pantai Putri Ind
Pasangan Voli Pantai Putri Indonesia, pasangan Nur Atika Sari/Josephine Kaize saat kalah dari China. (NOC Indonesia)

Sementara itu, dari sektor putri, pasangan Nur Atika Sari/Josephine Kaize harus mengakui keunggulan tuan rumah China, Dong Jie/Jiang Kaiyue. Meski sudah mencoba tampil lebih hati-hati, keduanya masih kesulitan menghadapi dominasi lawan, dan harus menyerah dengan skor 11–21 dan 9–21.

Nur Atika mengakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki ke depan. “Pertandingan hari ini masih banyak kekurangan. Lawan lebih berpengalaman, terutama dari segi mental. Mudah-mudahan ke depan kami bisa tampil lebih baik,” ungkap Nur Atika.

Senada dengan itu, Josephine menekankan pentingnya peningkatan mental dan chemistry tim. “Mental harus lebih kuat lagi. Chemistry sudah mulai terbentuk, tapi kalau pemusatan latihan lebih panjang, pasti bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Nur Atika menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia. “Terima kasih untuk dukungan masyarakat Indonesia. Maaf kami belum bisa memberikan hasil terbaik di multievent ini. Semoga ke depan kami bisa lolos ke Asian Games,” tutupnya. ***

wwwwww