Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Motivasi Tinggi Fabio Calogne Tuntaskan Dua Laga Sisa

Motivasi Tinggi Fabio Calogne Tuntaskan Dua Laga Sisa
Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego. (Ileague.id)
Kamis, 14 Mei 2026 14:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Di pengujung musim Super League 2025/2026, gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, tetap menunjukkan semangat juang yang tak pernah padam. Kekecewaan akibat hasil negatif pada pekan terakhir menjadi cambuk untuk menatap dua laga tersisa musim ini, yakni menghadapi Persik (16/5/2026) dan Semen Padang FC (23/5/2026), dengan motivasi yang jauh lebih besar.

Kekalahan dari Persib memang meninggalkan rasa pedih mendalam bagi Calonego dan seluruh skuat Macan Kemayoran. Namun, menurutnya, kesedihan tidak boleh berlarut-larut karena satu hasil buruk tidak sepenuhnya mencerminkan jati diri sebuah tim.

“Yang benar-benar mendefinisikan kita adalah kerja keras setiap hari dan yang paling penting karakter yang kita miliki,” ujar Fabio Calonego.

“Rasa sakit itu memang seharusnya ada. Karena hanya mereka yang benar-benar peduli yang bisa merasakannya. Tetapi klub besar tidak hanya dikenang karena trofi yang mereka angkat, melainkan juga karena bagaimana mereka bangkit setelah jatuh,” ucapnya lagi.

Fabio Calonego menilai, saat ini merupakan momentum bagi seluruh elemen tim untuk kembali menegakkan kepala dan menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Ia percaya, proses yang dijalani Persija sepanjang musim tetap memiliki banyak hal positif yang bisa menjadi bekal penting untuk musim depan.

Menurutnya, evaluasi harus dilakukan dengan jujur, tetapi tanpa kehilangan keyakinan terhadap kualitas tim. Ia juga menegaskan bahwa perjuangan Persija belum selesai, sebab dua pertandingan tersisa menjadi kesempatan untuk menutup musim dengan penuh harga diri sekaligus memberikan kebanggaan bagi the Jakmania.

“Tujuan terbesar klub masih sangat dekat. Belajar dari kesalahan, meningkatkan apa yang sudah baik, lalu gelar akan semakin dekat dari sebelumnya. Kami akan tetap berdiri tegak, bekerja dalam diam, dan menghormati seragam Persija hingga akhir,” ucap Fabio Calonego.

Pernyataan tersebut menjadi cerminan tekad kuat yang masih terjaga di ruang ganti Persija. Di tengah tekanan dan ekspektasi besar dari suporter, Calonego ingin seluruh pemain tetap fokus menjaga profesionalisme serta memperlihatkan dedikasi penuh di setiap pertandingan. ***

wwwwww