Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sumatera Selatan

Cekcok Status Media Sosial Picu Tragedi Keluarga Pagar Alam

Cekcok Status Media Sosial Picu Tragedi Keluarga Pagar Alam
Ilustrasi (net)
Minggu, 17 Mei 2026 08:45 WIB
PALEMBANG – Kurangnya komunikasi yang sehat dalam rumah tangga kembali berujung pada duka mendalam. Seorang pria berinisial J (35) terlibat konflik fatal dengan istrinya, I (30), yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban, Kamis (14/5/2026). Peristiwa memilukan ini terjadi di kediaman mereka di Gang Cempaka, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Sumatera Selatan.

Tragedi tersebut bermula dari ketersinggungan J terhadap sebuah unggahan di WhatsApp milik sang istri. Pelaku merasa status media sosial tersebut menyudutkan dirinya sehingga memantik ketegangan hebat di antara pasangan suami istri ini.

Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Setia Persada menjelaskan awal mula memanasnya situasi yang berujung pada tindak pidana tersebut.

"Pelaku sempat menanyakan maksud unggahan tersebut kepada korban. Percakapan kemudian berkembang menjadi cekcok hingga berujung tindakan kekerasan fisik," paparnya, Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan pemeriksaan sementara kepolisian, korban kehilangan kesadaran dan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat kekerasan fisik tersebut. Menyadari akibat dari perbuatannya, pelaku tidak melarikan diri, melainkan langsung mendatangi Ketua RT setempat untuk melaporkan insiden itu.

Perangkat lingkungan segera meneruskan informasi krusial ini kepada pihak berwajib guna meredam keresahan warga sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan lebih lanjut.

"Mendapat laporan warga, personel Polres Pagar Alam segera menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP sekaligus mengamankan pelaku tanpa perlawanan guna mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar," terangnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:e-Sports, Sumatera Selatan
wwwwww