Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Marcos Reina Takjub Atmosfer Pertandingan Penutup Persik

Marcos Reina Takjub Atmosfer Pertandingan Penutup Persik
Persik Kediri. (Ileague.id)
Minggu, 17 Mei 2026 14:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KEDIRI - Persik Kediri gagal menutup laga kandang terakhir Super League 2025/2026 dengan indah. Tampil di depan ribuan Persikmania di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Macan Putih harus mengakui keperkasaan Persija Jakarta dengan skor 1-3.

Gol Jose Enrique pada menit ke-23 dari sundulan kepala mengejutkan Macan Kemayoran. Namun Persija Jakarta membalas tiga gol yang dicetak Rayhan Hannan menit ke-25 dan brace Gustavo Almeida menit ke-63 serta 65.

"Pertandingan bermutu tinggi. Persik memberi perlawanan bagus. Tapi gol balasan cepat dan dua gol dalam dua menit membuat kami kesulitan," kata Marcos Reina, pelatih Persik Kediri. 

Pelatih asal Spanyol itu mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Dia menilai Hamra Hehanussa dkk. mampu memberikan perlawanan sengit. "Saya suka permainan Persija Jakarta dengan gaya Brasil. Kami kalah, tapi saya bangga dengan kerja keras pemain. Mereka mampu meladeni Persija Jakarta, salah satu tim terbaik di Liga," ucapnya.

Marcos Reina mengaku tak begitu kecewa dengan hasil minor itu. Karena dia dapat merasakan atmosfer pertandingan yang sangat meriah. "Ini pertandingan terbaik di kandang musim ini. Kami bermain di depan ribuan penonton yang membuat pertandingan luar biasa. Inilah atmosfer sepak bola sesungguhnya," tuturnya. ***

wwwwww