Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
7 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Nasional

Instruksi Prabowo, Anggaran Makan Bergizi Jadi Rp268 Triliun

Instruksi Prabowo, Anggaran Makan Bergizi Jadi Rp268 Triliun
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Rabu, 20 Mei 2026 08:10 WIB
JAKARTA – Langkah efisiensi diambil pemerintah dengan memangkas pagu program makan bergizi gratis (MBG) pada APBN tahun 2026. Alokasi dana tersebut berkurang sebesar Rp 67 triliun menjadi Rp 268 triliun dari rencana awal senilai Rp 335 triliun.

Kebijakan penghematan ini dijalankan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto. Evaluasi terus dilakukan secara menyeluruh demi menciptakan manajemen anggaran yang jauh lebih tepat sasaran.

"Jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang," papar Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (19/5/2026).

Pagu baru yang ditetapkan pemerintah saat ini masih belum final. Peluang perbaikan anggaran tetap terbuka lebar menyesuaikan efisiensi tata kelola di lapangan ke depannya.

"Angka saya Rp 268 triliun itu masih sementara. Angkanya itu dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut," urainya di Jakarta.

Penggunaan dana MBG hingga 30 April tercatat berhasil menembus Rp 75 triliun. Realisasi 22,4 persen dari pagu awal itu mencakup 61,96 juta penerima manfaat serta melibatkan 27.952 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tempo.co
Kategori:Nasional
wwwwww