Ibnu Siap Kembangkan Ekonomi Digital, Menpora Erick Undang IESPA ke ISS
![]() |
| Ibnu Riza Pradipto saat mendampingi Menpora Erick Thohir menyampaikan sambutan. (Kemenpora) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Ibnu Riza Pradipto langsung bergerak cepat setelah terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) untuk periode kedua masa bakti 2026 – 2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IESPA di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Dia langsung menyusun kepengurusan yang kemudian langsung juga dilantik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir di hari dan tempat yang sama.
Gerak cepat Ibnu, panggilan karibnya, tidak terlepas dari tekadnya untuk mentransformasi olahraga esport Indonesia untuk bisa makin berkembang menjadi industri digital berdaya saing global. Dalam sambutannya saat pelantikan, Ibu menyatakan, IESPA sudah mencatat sejarah sejak berdiri selama 14 tahun ini. Perjalanan mengembangkan olahraga esport memang tidak mudah karena ini olahraga baru dalam transformasi digital.
“Tapi sampai detik ini kita sudah menghasilkan perputaran ekonomi sebagai subsektor ekonomi kreatif dengan angka 1,6 miliar dolar Amerika Serikat,” kata Ibnu yang disambut tepuk tangan hadirin.
Ibnu juga menginformasikan IESPA juga sudah melaksanakan MOU dengan Kementerian Ekonomi Kreatif sebagai mitra strategis untuk pengembangan industri game di Kemenkraf.
“Jadi kita sangat komit untuk ini. Kita tidak mau terhenti hanya melihat, mungkin yang lalu-lalu kita lihat atlet-atlet saja. Tapi di hari ini saya tegaskan untuk mengembangkan seluruh stakeholder danb juga pelaku e-sports,” ujarnya.

Untuk itu, Ibnu meminta seluruh jajaran pengurus IESPA baik yang nasional maupun daerah harus bekerja total melanjutkan mengembangkan esport di Indonesia. “Mungkin dulu e-sports hanyalah permainan, e-sports hanyalah rekreasi. (0:14) Tapi saya tahu sekarang sudah bisa menjadi prestasi dan profesi. Jadi opportunity itu harus dikembangkan dari kabupaten, kota, sampai dengan provinsi,” tegasnya.
Tidak lupa, Inbu juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua IESPA Provinsi yang lima tahun ini terus berjuang di daerahnya masing-masing. “Saya juga apresiasi kepada Pak Menpora, Pak Erick Thohir karena melantik langsung kepengurusan IESPA. Dari diskusi dengan Pak Menpora terungkap industri olahraga sudah difokuskan ke Menpora. Lalu juga sportuorism juga sudah ada difokuskan ke Menpora,” papar Ibnu.
Menurut Ibnu langkah itu menjadi bukti bahwa tidak hanya prestasi, olahraga prestasi yang diapresiasi oleh Menpora. Tapi juga olahraga masyarakat, industrinya dan juga ekosistemnya. “Karena itu yang menghidupkan olahraga. Itu yang jadinya olahraga, industrinya dan ekosistemnya,” katanya.

Dorong Pertumbuhan
Sementara itu Menpora Erick Thohir, terus mendorong pertumbuhan sport tourism dan sport industri esport Indonesia semakin tinggi. Industri esports di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dalam beberapa tahun belakangan. Perkembangan ini tidak hanya terlihat dari sisi kualitas pemain dan turnamen, tetapi juga pengakuan esports sebagai subsektor ekonomi kreatif yang krusial.
"Saya percaya bahwa pertumbuhan olahraga prestasi, pemberdayaan olahraga di masyarakat, sport industri, sport tourism itu tidak mungkin hanya mengandalkan government spending. Esport ini bisa tumbuh subur apabila privat sector berinvestasi dan mendorong sehingga ada daya beli dan seimbang," kata Erick.
Sport tourism di dunia lanjut Erick, nilainya fantastis dan akan tumbuh delapan kali lipat di tahun 2032. Sport industry nilainya juga tidak kalah, pertumbuhannya delapan persen pertahun dan sayang jika tidak dimanfaatkan.
"Mustinya dengan demografi Indonesia yang cukup tebal di anak muda dan nilai kreativitas kita yang tinggi potensi kita besar. Untuk teman-teman di provinsi bahwa satu dengan provinsi lain pasti tidak sama ada kelebihan dan kekurangannya. Jadi, tolong pelajari situasi demografi dan ekonominya. Karena secara realitas belum tentu provinsi yang besar bisa menciptakan atlet terbaik," urainya.
"Kami harap akan ada sinergitas yang sedang diperbaiki antara Kemenpora, KOI, KONI, Dispora, pemda hingga pemberdayaan ekonomi baik industri olahraga untuk bisa menjadi sebuah kebersamaan. Saya mengundang IESPA menjadi bagian dari Indonesia Sports Summit (ISS) tahun ini dan menjadi bagian reformasi, transformasi olahraga nasional yang diharapkan Bapak Presiden," tutupnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













