Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Basket

Gencatan Senjata Kandas,Iran Tutup Selat Hormuz Merespons Serangan AS

Gencatan Senjata Kandas,Iran Tutup Selat Hormuz Merespons Serangan AS
Patroli militer Iran (IRGC) di perairan Selat Hormuz. (Foto: Xinhua)
Jum'at, 12 Juni 2026 12:42 WIB

JAKARTA - Dunia kembali mencemaskan krisis di Timur Tengah. Iran mengambil langkah drastis dengan menutup jalur pelayaran di Selat Hormuz secara penuh menyusul agresi militer Amerika Serikat (AS).

Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) menegaskan keputusan tersebut berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan melalui akun X, Kamis (11/6/2026).

"Karena ketegangan yang dipicu pasukan agresif AS dan pengumuman terbaru Angkatan Bersenjata Republik Islam, Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya," jelas Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA).

Otoritas terkait mengimbau pihak pelayaran yang memiliki izin transit untuk menahan diri sementara waktu.

Gertakan Washington

Aksi blokade Teheran tidak lepas dari provokasi sehari sebelumnya. Presiden AS Donald Trump menuding Iran sengaja menunda kesepakatan damai dan Washington melontarkan ancaman serangan besar.

Saling gertak ini berujung kontak senjata. Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan pasukannya telah melancarkan rentetan serangan udara ke Iran. Tidak tinggal diam, Iran membalas dengan menyerang pangkalan strategis AS di kawasan Timur Tengah.

Gagal Damai

Perang terbuka ini sudah berlangsung sejak 28 Februari lalu usai jet tempur AS bersama Israel membombardir Teheran yang merusak infrastruktur dan memakan korban jiwa.

Kedua kubu sempat menurunkan senjata melalui kesepakatan gencatan senjata, 7 April lalu. Namun, dialog damai di Islamabad, Pakistan berakhir gagal tanpa kesepakatan sehingga peperangan kembali berkobar. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Basket
wwwwww