Maling Tinggalkan Surat Mengharukan Usai Gasak Uang Ratusan Ribu di Toko Kelontong
![]() |
| Toko kelontong tempat maling mencuri lalu mengirimkan surat permintaan maaf di Mojokerto (Enggran Eko Budianto/detikJatim) |
MOJOKERTO - Tindakan nekat seorang pria mencuri demi kelancaran pendidikan anaknya mengundang simpati publik. Kasus pencurian di toko kelontong milik Alfin Setyo Tunggal (37) di Dusun Guwo, Desa Jabontegal, Pungging, Mojokerto ini menyisakan cerita pilu tentang perjuangan seorang ayah.
Informasi yang dihimpun dari detikJatim, Jumat (12/6/2026), kasus ini bermula Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Pemilik toko kelontong, Alfin Setyo Tunggal tengah merawat ikan berjarak 25 meter di depan tokonya saat menyadari gelagat aneh seorang pria.
Kepergok Mengambil Rokok
Pria tersebut tidak memanggil pemilik toko, melainkan langsung keluar masuk. Ia mengenakan hoodie hitam, celana jins, serta topi dan masker hitam. Khawatir ada niat tersembunyi, Alfin segera berlari ke dalam rumah mengabari istri.
Saat disergap dan digeledah, kecurigaan Alfin benar adanya. Ditemukan 6 bungkus rokok dari dalam saku jaket dan celana pelaku yang diambil dari etalase toko.
"Saya ambil 2, yang 4 bungkus dikeluarkan sendiri oleh pelaku," kata Pemilik toko kelontong, Alfin Setyo Tunggal.
Perlawanan sempat diberikan oleh pelaku. Khawatir pria tersebut membawa senjata tajam, Alfin refleks mengambil parang dari dalam toko untuk memberikan gertakan.
Surat Permintaan Maaf di Bawah Pintu
Pelaku yang ketakutan terus memohon maaf dan berniat membayar rokok tersebut. Hati Alfin luluh dan memilih mengembalikan KTP pelaku serta merelakannya pergi begitu saja tanpa diproses hukum.
"Saya kasihan, barang kali dia hanya khilaf, saya maafkan," tambahnya.
Kejutan terjadi sesaat setelahnya ketika istri Alfin mengecek laci toko kelontong. Uang tunai telah raib digasak pelaku. Alfin bergegas mengejar pelaku sampai ke wilayah Krembung, Sidoarjo, berbekal memori alamat di KTP pelaku yang sempat ia baca, namun nihil.
Aksi pelaku tidak berhenti di situ. Senin (8/6/2026), secarik kertas ditemukan terselip di bawah pintu toko korban yang ditulis langsung oleh sang pencuri.
Berikut adalah isi surat yang ditulis oleh pelaku:
Mohon maaf pak buk
Kulo kaet kerja gaji digantung
Bapak/Ibu ngapunten seng kata
Saya kepepet pak buk, butuh uang nyari pinjaman gak ada. Kalau gak kebayar gak bisa ikut. Uang bapak Rp 352.000 saya gajian 2 minggu lagi saya kembalikan Rp 400.000.
Mohon maaf pak buk. Sekolah anak saya gak bisa ditunda. Saya pertama kali mencuri. Saya gak bakal ulangi lagi
***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | e-Sports |













