Jakarta Fair 2026 Targetkan 6 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp 8 Triliun
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Ist). |
Jum'at, 12 Juni 2026 13:59 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menargetkan, nilai transaksi Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 menembus Rp 8 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai enam juta orang. Target tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Arena JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).
Jakarta Fair Kemayoran merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta sekaligus menjadi ajang promosi perdagangan, hiburan, dan penggerak perekonomian masyarakat.
Pram mengatakan, Jakarta Fair telah menjadi salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta yang berlangsung selama puluhan tahun. Ia menilai, penyelenggaraan tahun depan akan memiliki arti lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
"Jakarta Fair Kemayoran merupakan salah satu ikon perayaan ulang tahun Kota Jakarta. Tahun depan Jakarta akan menyambut usia 500 tahun, sebuah momentum yang sangat spesial dan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya," kata Pram.
Pram berharap, penyelenggaraan Jakarta Fair terus berkembang dengan mencatatkan peningkatan jumlah pengunjung maupun nilai transaksi dari tahun ke tahun. Ia bahkan menargetkan transaksi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat melampaui Rp9 triliun pada penyelenggaraan berikutnya.
"Saya berharap tahun depan lebih meriah, pengunjungnya lebih banyak, dan transaksi UMKM bisa melampaui Rp9 triliun. Kalau tahun ini bisa mencapai Rp8 triliun, maka itu menjadi pencapaian yang sangat baik," ujarnya.
Menurut Pram, Jakarta Fair tidak sekadar menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan catatan penyelenggara, Jakarta Fair tahun lalu berhasil menarik 5,9 juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun.
"Tahun lalu pengunjungnya mencapai 5,9 juta orang dengan transaksi Rp7,3 triliun. Mudah-mudahan tahun ini jumlah pengunjung bisa menembus enam juta orang dan nilai transaksi melampaui Rp8 triliun," bebernya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya mengatakan, pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara tersebut akan berlangsung selama satu bulan, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026.
Menurutnya, Jakarta Fair tahun ini diikuti 2.800 perusahaan dengan total 1.800 stan pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan dari pelaku UMKM, perusahaan nasional, hingga perusahaan internasional.
"Tahun ini terdapat 2.800 perusahaan yang berpartisipasi dengan 1.800 stan pameran. Peserta terdiri dari pelaku UMKM, perusahaan nasional, hingga perusahaan internasional," tutur Hartati.
Selain pameran produk, Jakarta Fair Kemayoran 2026 juga menghadirkan beragam hiburan bagi masyarakat, mulai dari konser musik yang menampilkan sekitar 150 band nasional, parade karnaval, kontes Miss Jakarta Fair, wahana permainan anak, festival kuliner nusantara, hingga pesta kembang api.
Mengusung tema "Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional", ajang ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, investor, industri kreatif, dan masyarakat.
Jakarta Fair juga diharapkan semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi, perdagangan, dan destinasi kegiatan internasional menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













