Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
11 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Nasional

'Kami Menghormati Berbagai Pandangan', Kapuspen TNI Buka Suara Soal Video Viral Pengadangan Demo Mahasiswa

Kami Menghormati Berbagai Pandangan, Kapuspen TNI Buka Suara Soal Video Viral Pengadangan Demo Mahasiswa
Barikade aparat TNI-Polri menahan ribuan mahasiswa yang hendak menggelar aksi di kawasan Bundaran HI, Jakpus, Jumat (12/6/2026). (Foto: Inilah.com/ M. Harris Muda)
Minggu, 14 Juni 2026 22:04 WIB

JAKARTA - Kehadiran personel militer yang mengadang long march demonstrasi mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6) dipastikan merupakan langkah resmi sesuai ketentuan hukum. Mabes TNI menegaskan pergerakan prajurit di lapangan murni untuk membantu tugas kepolisian.

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas menjelaskan bahwa pelibatan militer tersebut dilakukan atas dasar koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

"Pengerahan TNI adalah perbantuan kepada Polri yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan dilaksanakan berdasarkan permintaan serta koordinasi antarinstansi," ujar Nas, Minggu (14/6/2026).

Dinamika Aksi yang Viral di Jagat Maya

Penjelasan resmi ini dikeluarkan setelah munculnya berbagai reaksi publik di media sosial akibat rekaman video di lokasi unjuk rasa. Dinamika tersebut mencakup beberapa fakta berikut:

  • * Protes Mahasiswa: Sejumlah peserta aksi menyoroti barisan personel TNI yang dianggap menghalangi laju massa saat long march menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
  • * Reaksi Warganet: Video rekaman warga menyebar luas dan memicu tanggapan miring. Publik menilai kehadiran militer terkesan berlebihan dan intimidatif.

Menghargai Aspirasi dan Opini Publik

Merespons polemik dan kritik tersebut, Brigjen Nas menyatakan bahwa TNI tidak menutup mata terhadap dinamika opini yang berkembang di tengah publik.

"Kami menghormati berbagai pandangan yang berkembang," jelasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Nasional
wwwwww