Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
11 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Nasional

'Yang Diinvestasikan Adalah Dividen', Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria Luruskan Sorotan Publik

Yang Diinvestasikan Adalah Dividen, Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria Luruskan Sorotan Publik
Chief Operation Officer (COO) Danantara Dony Oskaria di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).(Foto: inilah.com/Clara Anna Scholastica)
Senin, 15 Juni 2026 05:23 WIB

JAKARTA - Desain kelembagaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara sengaja dipecah menjadi dua fungsi untuk mengamankan aset negara. Kebijakan ini diterapkan guna memisahkan secara total antara pengelolaan portofolio BUMN dengan eksekusi investasi di lapangan.

Langkah pengamanan ini dipastikan menjadi benteng utama agar perputaran modal di sektor investasi luar tidak menurunkan derajat kesehatan finansial BUMN.

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria menguraikan landasan awal pembentukan struktur ganda tersebut.

"Dari awal kita sudah mendesain, kita pecah. Di Danantara itu ada dua, Danantara Asset Management sebagai konsolidator BUMN, dan Danantara Investment Management sebagai investment arms-nya," ujar Dony di Jakarta, Minggu (14/6/2026).

Alokasi Anggaran Berbasis Keuntungan Bersih

Struktur penataan yang aman ini sekaligus menjawab kekhawatiran mengenai potensi penurunan nilai kekayaan negara akibat benturan risiko bisnis investasi. Sistem kerja lembaga baru ini bersandar pada skema berikut:

  • * Perlindungan Aset Pokok: Operasional investasi dipastikan tidak menyentuh atau mengurangi modal inti dari perusahaan-perusahaan negara.
  • * Optimalisasi Dividen: Dana segar untuk ekspansi bisnis murni memanfaatkan dividen hasil kelolaan badan usaha yang sehat.
  • * Dorongan Ekonomi: Keuntungan bersih dialihkan ke sektor-sektor strategis yang mampu melipatgandakan pertumbuhan ekonomi nasional.

"(Aset) yang diinvestasikan adalah dividen. Dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management itu selanjutnya diinvestasikan untuk hal yang produktif seperti mempercepat pertumbuhan ekonomi kita," jelasnya.

Menjaga Prinsip Kehati-hatian

Pemaparan gamblang ini sengaja disodorkan ke hadapan publik guna merespons tingginya perhatian masyarakat terhadap masa depan pengelolaan aset berharga milik negara.

Pihak manajemen menilai pemisahan fungsi perlu dipahami secara jernih oleh khalayak agar arah kebijakan, landasan berpikir pemerintah, dan target jangka panjang dapat terkawal dengan baik.

Dony menambahkan bahwa esensi utama dari operasional lembaga ini terletak pada kepatuhan terhadap aturan main yang sehat. Dengan dijalankannya prinsip tata kelola yang benar, Danantara diharapkan teruji menjadi instrumen kokoh penjaga stabilitas keuangan negara. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Nasional
wwwwww