Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  PON

Polres Tangsel Panen Pakcoy dan Lele, AKBP Boy Sebut Hasilnya untuk Bantu Warga

Polres Tangsel Panen Pakcoy dan Lele, AKBP Boy Sebut Hasilnya untuk Bantu Warga
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H dan Ny. Widya Boy Jumalolo saat menunjukkan panen Pakcoy. (Ist)
Kamis, 25 Juni 2026 16:46 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
TANGSEL - Di tengah dorongan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memilih menunjukkan hasil ketimbang sekadar menyampaikan komitmen.

Belum lama ini, Kapolres Tangerang Selatan  AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tangerang Selatan, Ny Widya Boy Jumalolo memimpin panen pakcoy dan lele di area Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kademangan, Kecamatan Setu.

Panen tersebut merupakan hasil program budidaya pangan yang selama beberapa bulan dikembangkan di lingkungan Polres Tangerang Selatan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Di lahan yang sebelumnya tidak banyak mendapat perhatian, kini tumbuh deretan pakcoy siap panen dan kolam lele yang menghasilkan sumber protein bagi masyarakat.

"Hari ini Polres Tangsel melaksanakan panen pakcoy dan juga lele hasil budidaya yang kami tempatkan di SPPG Kademangan," papar Boy dalam unggahan video di akun IG Polres Tangsel, Rabu (24/6).

"Hasil panen ini dimanfaatkan untuk kebutuhan SPPG dan juga akan kami salurkan untuk membantu masyarakat sekitar," ia menambahkan.

Program tersebut menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam mendukung agenda ketahanan pangan.

Alih-alih hanya berperan sebagai pengawas atau pendukung program pemerintah, institusi kepolisian ikut terlibat langsung dalam proses produksi pangan.

Menurut Boy, hasil panen tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan operasional program pemenuhan gizi, tetapi juga diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah Setu.

Langkah tersebut dinilai relevan di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Ketahanan pangan, dalam konteks ini, tidak hanya berbicara soal produksi nasional, tetapi juga kemampuan setiap institusi untuk berkontribusi melalui sumber daya yang dimiliki.

Panen pakcoy dan lele yang dilakukan Polres Tangerang Selatan menjadi gambaran bahwa program ketahanan pangan dapat dimulai dari skala lokal dan menghasilkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.

Di balik kegiatan yang terlihat sederhana itu, tersimpan pesan yang lebih besar: kehadiran negara tidak selalu ditunjukkan melalui kebijakan besar, tetapi juga melalui tindakan konkret yang menjawab kebutuhan warga sehari-hari.

Bagi Polres Tangerang Selatan, panen kali ini bukan sekadar memetik hasil budidaya. Lebih dari itu, panen menjadi simbol bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat. ***

Kategori:PON, Voli, Banten
wwwwww