Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Voli

Menkes dan Menteri Imipas Turun ke Napi Nusakambangan Cegah Penularan

Menkes dan Menteri Imipas Turun ke Napi Nusakambangan Cegah Penularan
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Imipas Agus Andrianto saat mengunjungi Lapas Nusakambangan. (Foto: Imipas)
Rabu, 01 Juli 2026 11:08 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko

CILACAP -  Pemerintah memulai program skrining tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan serta petugas pemasyarakatan dari Lapas Kelas IIA Ngaseman Nusakambangan beberapa hari lalu.

Program tersebut ditandai dengan kick off yang dihadiri langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. Pelaksanaan skrining dilakukan melalui pemeriksaan rontgen dada dan pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya menemukan kasus tuberkulosis sejak dini.

Pemerintah menilai deteksi awal menjadi langkah penting untuk mempercepat pengobatan sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kedua menteri meninjau langsung proses pemeriksaan, berdialog dengan tenaga kesehatan, serta menyapa warga binaan yang mengikuti layanan kesehatan gratis.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan pelayanan kesehatan merupakan hak yang harus diterima seluruh warga binaan tanpa terkecuali.

"Pembinaan yang baik harus dibarengi dengan jaminan kesehatan yang memadai. Karena itu kami terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan agar warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang setara, berkualitas, dan berkelanjutan," ujar Agus kepada Jurnalis Mitra Imipas, Selasa (30/6).

"Lingkungan lapas yang sehat akan mendukung keberhasilan proses pembinaan sekaligus melindungi petugas dan seluruh penghuni lapas," lanjutnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman Nusakambangan Sarwito mengatakan program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Menurutnya, skrining TB melalui pemeriksaan rontgen akan mempercepat identifikasi warga binaan yang membutuhkan penanganan medis sehingga risiko penyebaran penyakit dapat ditekan.

"Kami mendukung penuh program kesehatan nasional ini. Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian penting dalam menciptakan lapas yang sehat, aman, sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan," ujar Sarwito.

Program Cek Kesehatan Gratis merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memperluas akses layanan kesehatan hingga ke lingkungan pemasyarakatan.

Pemerintah berharap langkah tersebut memperkuat upaya nasional menuju eliminasi tuberkulosis sekaligus memastikan seluruh warga binaan memperoleh hak pelayanan kesehatan secara optimal selama menjalani masa pidana. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Voli, Automotif, Jawa Tengah
wwwwww