Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Badminton

MRT Catat 567 Ribu Penumpang Saat Tarif Rp1 HUT Jakarta ke-499

MRT Catat 567 Ribu Penumpang Saat Tarif Rp1 HUT Jakarta ke-499
Kereta MRT Jakarta. (Ist).
Kamis, 02 Juli 2026 08:03 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat sebanyak 567.633 pelanggan memanfaatkan layanan MRT selama penerapan tarif khusus Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026. Program tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.

Berdasarkan data MRT Jakarta, jumlah pelanggan pada hari pertama penerapan tarif Rp1 mencapai 202.861 orang. Sementara itu, pada hari kedua tercatat 195.545 pelanggan, dan pada hari ketiga sebanyak 169.227 pelanggan.

‎
‎Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Mega Tarigan mengatakan, tingginya jumlah pengguna selama program tarif khusus menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap MRT Jakarta dan transportasi publik sebagai pilihan mobilitas sehari-hari.
‎
‎"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi MRT Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat integrasi antarmoda guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pengguna," kata Mega dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
‎
‎Menurutnya, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta, MRT Jakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi berstandar internasional untuk mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.
‎
‎Selain mencatat lonjakan jumlah pelanggan, MRT Jakarta juga mengidentifikasi relasi perjalanan yang paling banyak digunakan selama periode tarif khusus, yakni Stasiun Blok M BCA dan Stasiun Dukuh Atas BNI.
‎
‎Kedua stasiun tersebut menjadi pilihan utama masyarakat karena terintegrasi dengan berbagai moda transportasi publik serta kawasan aktivitas di sekitarnya. Tingginya mobilitas di kedua stasiun juga didukung oleh konektivitas dengan layanan feeder, penyelenggaraan berbagai kegiatan gaya hidup, serta beragam acara yang berlangsung di kawasan tersebut.
‎
‎MRT Jakarta menilai tingginya mobilitas pada relasi Blok M BCA-Dukuh Atas BNI mencerminkan semakin kuatnya peran kawasan Dukuh Atas sebagai simpul integrasi antarmoda di Jakarta. Sementara itu, kawasan Blok M terus berkembang sebagai pusat aktivitas masyarakat perkotaan yang menjadi salah satu destinasi favorit pengguna transportasi publik. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww