Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Kalahkan Farama FC 2-0, WBFC Bandung Rebut Piala Bergilir KONI Cup VII 2026

Kalahkan Farama FC 2-0, WBFC Bandung Rebut Piala Bergilir KONI Cup VII 2026
WBFC Bandung merayakan kesuksesan meraih gelar juara sekaligus merebut Piala Bergilir KONI Cup VII 2026. (Foto: Ist)
Jum'at, 03 Juli 2026 21:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Akademi Waamanat Bhintuka FC (WBFC) Bandung, Jawa Barat berhasil merebut gelar juara Turnamen Sepakbola Nasional Kelompok Umur (KU) memperebutkan Piala Bergilir KONI Pusat 2026.

Gelar ini diraih setelah WBFC Bandung mengalahkan Farama Jakarta dengan skor 2-0 dalam pertandingan final KU 18 yang dimainkan di Stadion Koopsudnas di Komplek Pangkalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (3/7/2026) malam. Kemenangan ini sekaligus memastikan WBFC Bandung berhak memboyong Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat ke-VII tahun 2026 ke Kota Kembang.

Tampil menekan sejak awal laga, ​WBFC Bandung berhasil membobol gawang Furama pada menit ke-20 babak pertama lewat pemain bernomor punggung 11, Ronal Wandikbo. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

​Memasuki babak kedua, intensitas serangan anak-anak WBFC kian meningkat. Memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan, Juarz Kolo Tanesib menambah keunggulan 2-0 pada menit ke-63.

​"Secara permainan anak-anak sudah menunjukkan performa terbaiknya. Tidak mudah mencuri gol di awal, namun kesempatan yang ada langsung dimanfaatkan dengan baik. Gol kedua lahir membuat anak-anak semakin percaya diri dan mental juara mereka pun keluar. Saya sangat puas dengan penampilan anak-anak," kata Pelatih Kepala WBFC, Budiman Yunus, kepada wartawan usai laga.

Sementara ​Ketua Penyelenggara Sepak Bola KONI Nasional, Taufik Panji Alam, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran laga final yang berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi kerja sama tim (fair play).

​"Alhamdulillah, laga final KU-18 tahun tuntas dengan lancar tanpa ada kendala atau cedera pemain. Meskipun tensi pertandingan cukup panas dan penuh adu gengsi, kedua tim tetap bermain dengan penuh respect," kata Panji. 

Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus, tim pelatih, serta orang tua pemain WBFC yang setia memberikan dukungan penuh.

​Panji menambahkan bahwa seluruh rangkaian turnamen—mulai dari KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, hingga KU-18—berjalan tepat waktu dan kondusif. Ia berharap kompetisi tahun depan dapat berjalan lebih bergengsi dan diikuti oleh lebih banyak peserta yang optimistis.

​Secara khusus, pihak panitia menyampaikan terima kasih kepada para mitra pendukung, di antaranya ​Koopsudnas dan Kodau 1, ​Asprov PSSI DKI Jakarta, ​RS Antariksa, ​Antam, Inalum, Bank BJB, FIF Group, ASDP, dan Megaku.

Adapun upacara penutupan sekaligus penyerahan Piala Bergilir KONI Cup VII 2026 dihadiri langsung oleh Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kas Koopsudnas), Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo, yang juga bertindak sebagai fasilitator penyediaan venue Stadion Koopsudnas. ***

wwwwww