Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Nasional

Komut Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa, Banyuwangi

Komut Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa, Banyuwangi
Komisaris Utama PT Pertamina, Mochamad Iriawan saat melakukan kunjungan IT Tanjung Wangi dan SPBU Banyuwangi. (Ist)
Jum'at, 03 Juli 2026 21:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANYUWANGI - Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, melaksanakan kunjungan kerja maraton atau Management Walkthrough (MWT) di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan dari pagi hingga sore ini bertujuan memastikan keandalan operasional sekaligus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh rantai distribusi energi.

Mengawali agendanya, Iriawan melakukan pengecekan mendadak ke dua SPBU di Banyuwangi, yaitu SPBU 54.684.21 di Jalan Jember–Kalibaru dan SPBU 54.684.34 di Jalan Yos Sudarso. Di kedua titik retail tersebut, pria yang akrab disapa Iwan Bule ini memeriksa detail fasilitas, kebersihan, dan kesiapan sarana pendukung.

Ia juga berdialog langsung dengan pengelola serta operator lapangan untuk memastikan semua prosedur berjalan sesuai standar baku korporasi. Iriawan menegaskan bahwa kepatuhan terhadap protokol keselamatan di garda terdepan sangat berhubungan langsung dengan reputasi perusahaan di mata publik.

"HSSE bukan hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi harus menjadi budaya kerja yang dijalankan setiap hari," ujar Iriawan menekankan pentingnya disiplin demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Suasana formal mencair saat Iriawan menyempatkan diri menyapa dan berbincang santai dengan pelanggan yang tengah mengisi bahan bakar. Sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas mereka, ia menyerahkan bingkisan dan menyampaikan terima kasih karena dukungan masyarakat menjadi motivasi Pertamina untuk terus berbenah.

Setelah memastikan lini retail aman, perjalanan berlanjut ke Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi. Fasilitas ini memegang peran krusial sebagai simpul strategis logistik energi yang memasok BBM dan avtur untuk wilayah Jawa Timur hingga Indonesia bagian timur.

Di terminal terintegrasi ini, jajaran komisaris menyisir fasilitas vital seperti area tangki timbun, ruang penerimaan, pengisian mobil tangki, hingga dermaga tanker. Iriawan juga menerima paparan komprehensif mengenai peta ketahanan stok dan kelancaran distribusi untuk mobilitas publik, industri, serta pariwisata.

Ia menggarisbawahi bahwa posisi geografis dan fungsi IT Tanjung Wangi sangat menentukan ketahanan energi nasional. Oleh karena itu, keandalan infrastruktur dan kedisiplinan kerja para operator di dalam terminal menjadi hal mutlak yang tidak bisa ditawar.

Iriawan menegaskan bahwa fasilitas harus terus dijaga agar masyarakat memperoleh pasokan energi secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan. Lebih jauh, mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat ini mengingatkan bahwa target bisnis tidak akan berarti jika mengabaikan keselamatan kerja.

Ia menginstruksikan agar mitigasi risiko selalu berada di tingkat tertinggi dalam setiap pengambilan keputusan di lapangan. Menurutnya, Operational Excellence hanya dapat dibangun di atas fondasi Safety Excellence yang tidak bisa dikompromikan.

Tak luput dari perhatiannya, kesiapsiagaan Aviation Fuel Terminal (AFT) Banyuwangi di Bandara Blimbingsari juga ikut disorot. Meski frekuensi penerbangan belum sepadat bandara internasional utama, ia meminta tim AFT Banyuwangi tidak menurunkan standar kewaspadaan sedikit pun.

Menutup rangkaian peninjauan, Iriawan mengajak seluruh insan Pertamina terus menjaga integritas fasilitas dan memperkuat sinergi antar-unit. Ia optimis bahwa komitmen terhadap keselamatan kerja akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia. ***

Kategori:Nasional, Voli
wwwwww