Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

RALB KOI 2026, Deputi Surono Bicara Tata Kelola Organisasi dan Pelatnas Jangka Panjang

RALB KOI 2026, Deputi Surono Bicara Tata Kelola Organisasi dan Pelatnas Jangka Panjang
Deouti Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Surono dan Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Kemenpora)
Senin, 20 Juli 2026 20:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengapresiasi Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Tahun 2026 sebagai langkah nyata mewujudkan prestasi olahraga yang lebih gemilang di pentas dunia.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Surono pada Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang berlangsung di Lantai 16 Kantor KOI, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

"Kemenpora memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Komite Olimpiade Indonesia yang secara konsisten menjaga tata kelola organisasi melalui mekanisme Rapat Anggota Luar Biasa sebagai bagian dari implementasi prinsip good governance," ujar Deputi Surono yang hadir mewakili Menpora Erick Thohir.

Menurut Deputi Surono, momentum rapat ini penting untuk memastikan setiap keputusan organisasi berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama, sehingga mampu menjaga stabilitas, soliditas, dan kredibilitas Komite Olimpiade Indonesia.

"Pemerintah percaya, ketika tata kelola organisasi berjalan baik, kolaborasi semakin kuat, dan seluruh insan olahraga bersatu, maka prestasi Indonesia di panggung dunia akan semakin dekat untuk kita raih bersama," kata Deputi Surono.

Untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, 19 September hingga 4 Oktober, SEA Games Malaysia 2027, dan Olimpiade Los Angeles 2028, Surono menekankan bahwa kolaborasi, sinergi, dan kerjasama antara pemerintah,KOI, cabang olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem olahraga nasional yang semakin kuat dan berdaya saing.

"Peningkatan prestasi olahraga tidak dapat dicapai melalui pembinaan jangka pendek. Atlet berprestasi membutuhkan proses pembinaan yang panjang dan terstruktur mulai dari pengembangan kemampuan dasar, peningktan kualitas teknik, hingga penguatan mental bertanding," tuturnya.

Oleh karena itu, Kemenpora mendorong Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang khususnya 21 cabang olahraga unggulan yang dipersiapkan untuk mengikuti Olimpiade didukung pendanaan multi years.

"Khusus dalam menghadapi Asian Games 2026 yang kini memasuki fase persiapan semakin pendek. Kondisi tersebut menuntut persiapan yang lebih matang, terukur, dan berkelanjutan agar Indonesia mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di Asian Games," harapnya.

"Semoga keputusan-keputusan yang dihasilkan nanti semakin memperkuat organisasi, mempererat kolaborasi, serta menjadi langkah nyata dalam mewujudkan prestasi olahraga Indonesia yang lebih gemilang di tingkat regional, kontinental, hingga Olimpiade," pungkasnya. ***

wwwwww