Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  e-Sports

Resmi Sandang Pangkat Ipda, Anak Ferdy Sambo Masuk Barisan Perwira Polri

Resmi Sandang Pangkat Ipda, Anak Ferdy Sambo Masuk Barisan Perwira Polri
Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Salah satu yang dilantik adalah anak mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, yakni Tribrata Putra Sambo.
Kamis, 23 Juli 2026 16:53 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri dalam upacara yang berlangsung di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dari ribuan prajurit muda tersebut, turut hadir Tribrata Putra Sambo, putra mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo.

Berdasarkan siaran YouTube Sekretariat Presiden, Tribrata tampak berada di barisan depan bersama para perwira remaja Polri lainnya. Ia mengenakan pakaian dinas upacara khas institusi kepolisian. Usai prosesi pelantikan tersebut, ia resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda), sama halnya dengan para perwira remaja lain yang baru menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol).

Secara keseluruhan, calon Perwira Remaja TNI-Polri Tahun 2025 yang dilantik mencakup berbagai matra. Rincian personel tersebut terdiri dari 512 orang dari TNI Angkatan Darat (AD), 229 orang dari TNI Angkatan Laut (AL), 154 orang dari TNI Angkatan Udara (AU), serta 282 orang dari Polri.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan pesan tegas kepada jajaran perwira muda yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa seluruh atribut serta fasilitas yang mereka terima bersumber dari masyarakat.

"Ingatlah selalu, Saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat, gajimu dari rakyat," tegasnya.

Kepala negara meminta seluruh anggota TNI dan Polri untuk mengabdikan diri seutuhnya serta menjadi pelindung, pengayom, dan pembela masyarakat. Menurutnya, publik menginginkan aparat penegak hukum yang memiliki integritas dan responsif terhadap situasi di lapangan.

"Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat. Rakyat tidak menuntut Saudara sempurna, rakyat menuntut Saudara jujur, Saudara berani, Saudara adil, dan selalu Saudara muncul dan hadir ketika dibutuhkan," paparnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti sumpah serta janji yang telah diucapkan para perwira untuk mengorbankan jiwa dan raga bagi bangsa Indonesia. Pangkat yang melekat saat ini merupakan sebuah kepercayaan sekaligus amanah rakyat yang wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Mulai hari ini, Saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya Saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara. Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa," urainya.

Sebagai penutup, ia kembali mengingatkan esensi dari posisi strategis di dalam institusi keamanan negara agar tidak melupakan pengabdian.

"Ingat jabatan hanya titipan, pangkat akan berlalu. Yang dikenang sejarah adalah pengabdianmu kepada bangsa dan negara," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Olympic, e-Sports, DKI Jakarta
wwwwww