Rano Karno Luncurkan Open Top Tour Jakarta Batavia, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
![]() |
| Wagub DKI Jakarta, Rano Karno. (Ist). |
Jum'at, 24 Juli 2026 08:36 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan meresmikan layanan Open Top Tour Jakarta rute Jakarta Batavia serta memulai uji coba Open Dining of Jakarta di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (23/7/2026).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, kedua layanan tersebut merupakan bagian dari strategi Pemprov DKI untuk menghidupkan kawasan bersejarah sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.
"Melalui Open Top Tour, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati sisi modern, sejarah, budaya, hingga perkembangan Jakarta dalam satu layanan yang mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya," kata Rano.
Menurutnya, berbagai agenda budaya yang digelar Pemprov DKI Jakarta telah memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Hal itu tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Rano mengungkapkan, pada Mei 2026 perjalanan wisatawan nusantara meningkat 6,97 persen menjadi 8,82 juta perjalanan. Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara juga naik 8,17 persen menjadi 1,04 juta kunjungan.
"Berbagai inisiatif budaya kami hadirkan untuk menarik minat wisatawan sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat. Hasilnya cukup signifikan," ujarnya.
Dengan hadirnya rute Jakarta Batavia, Transjakarta kini memiliki empat layanan Open Top Tour, yakni Jakarta Skyline, Jakarta Heritage, Jakarta Explorer, dan Jakarta Batavia. Keempat rute tersebut menawarkan pengalaman menikmati panorama kota, kawasan bersejarah, hingga berbagai ikon Jakarta.
Rano menilai, layanan tersebut membuktikan bahwa transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga menjadi media edukasi untuk mengenalkan sejarah, budaya, dan perkembangan Jakarta kepada masyarakat maupun wisatawan.
Bersamaan dengan peluncuran rute baru itu, Pemprov DKI Jakarta juga memulai uji coba Open Dining of Jakarta, konsep wisata kuliner di atas bus yang dipadukan dengan panorama kota. Layanan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi untuk masyarakat pada 1 Agustus 2026, dengan pemesanan dibuka sejak 25 Juli 2026 melalui aplikasi TJ: Transjakarta yang bekerja sama dengan Klook.
"Open Dining ini masih dalam tahap uji coba. Kami berharap masyarakat dapat menikmati Jakarta dari perspektif yang berbeda, bukan hanya melihat kotanya, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, dan identitasnya," ucap Rano.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza menjelaskan, layanan Open Dining akan beroperasi dua hingga tiga kali setiap hari dengan kapasitas 30 penumpang pada setiap perjalanan. Layanan ini dapat dinikmati secara individu maupun untuk kegiatan kelompok dan acara khusus.
Menurut Welfizon, tarif layanan ditetapkan sebesar Rp500.000 per orang, termasuk paket makan lengkap yang terdiri atas hidangan pembuka, hidangan utama, hingga pencuci mulut.
"Selama perjalanan, penumpang juga akan menikmati pertunjukan musik biola secara langsung serta narasi mengenai sejarah kawasan dan cerita di balik menu yang disajikan," tutur Welfizon.
Ia menambahkan, minat masyarakat terhadap layanan Open Top Tour terus menunjukkan tren positif. Seluruh perjalanan pada rute-rute yang telah lebih dahulu beroperasi selalu terisi penuh.
Melalui peluncuran Open Top Tour Jakarta Batavia dan Open Dining of Jakarta, Pemprov DKI Jakarta berharap daya tarik wisata ibu kota semakin meningkat, kawasan Kota Tua semakin hidup, serta tercipta peluang ekonomi yang lebih luas bagi pelaku UMKM, industri kuliner, dan sektor ekonomi kreatif. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













