Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Basket

AS Tunda Operasi Tempur di Iran, Trump: 'Mereka Semakin Serius'

AS Tunda Operasi Tempur di Iran, Trump: Mereka Semakin Serius
Ilustrasi Perang Iran dan Amerika-Israel (Foto: UX Gun/Unsplash)
Minggu, 26 Juli 2026 17:42 WIB

JAKARTA - Intensitas konflik di Timur Tengah sedikit mereda setelah Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara serangan udaranya ke wilayah Iran, Minggu (26/7/2026). Langkah ini mengakhiri rangkaian serangan malam yang telah berlangsung selama 13 hari berturut-turut.

Tuntutan Kesepakatan

Penundaan serangan ini berpotensi membuka kembali jalur negosiasi yang sempat tertunda akibat meluasnya konflik di Selat Hormuz. Mengutip sumber anonim dari Pentagon, media CNN melaporkan bahwa operasi militer terhadap Iran saat ini sedang ditangguhkan.

Presiden AS, Donald Trump sebelumnya menyampaikan bahwa ia memantau iktikad Teheran dalam proses pembicaraan yang sedang berlangsung.

"Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya pikir mereka semakin serius," terangnya.

Meski demikian, Trump tetap memberikan peringatan. Ia menggarisbawahi bahwa Iran harus memilih antara mencapai kesepakatan diplomasi atau menerima konsekuensi serangan balasan di masa depan.

Evaluasi Strategi Militer

Selain faktor diplomasi, keputusan penghentian sementara ini diambil setelah Trump menggelar rapat bersama anggota kabinet dan penasihat utamanya, Jumat lalu. Jeda ini diterapkan untuk menjaga persediaan pencegat rudal Patriot dan sistem pertahanan udara AS di Timur Tengah yang dilaporkan mulai menipis.

Militer AS menyadari bahwa tingkat serangan saat ini telah mencapai ambang efektivitas, sehingga diperlukan evaluasi sebelum mempertimbangkan opsi kembali ke operasi tempur berskala besar. Saat ini, jajaran militer dilaporkan tengah menyusun rencana untuk kemungkinan tersebut.

Beban Politik Internal

Eskalasi yang meluas hingga ke pangkalan AS dan rute pelayaran regional ini turut membawa dampak pada perpolitikan domestik Amerika Serikat. Perang yang mendekati usia lima bulan tersebut tercatat memberikan tekanan pada peringkat persetujuan Partai Republik menjelang kontestasi pemilihan paruh waktu bulan November.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Basket
wwwwww