Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Tangan Terborgol ke Belakang, Jasad Satpam Dievakuasi dari Perairan Jatiluhur

Tangan Terborgol ke Belakang, Jasad Satpam Dievakuasi dari Perairan Jatiluhur
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengapung dengan Tangan Terborgol.
Minggu, 26 Juli 2026 16:50 WIB

JAKARTA - Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta tengah menyelidiki insiden penemuan mayat di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta yang terjadi, Jumat (24/7/2026). Korban bernama Sumarna (40) yang berprofesi sebagai satpam ditemukan tewas mengapung dengan kondisi tangan terborgol, memicu langkah identifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Kondisi Fisik Saat Ditemukan

Penemuan jenazah ini bermula dari pantauan seorang satpam lain yang sedang berada di area waduk. Tubuh korban terlihat tenggelam dan mengapung, yang kemudian memicu pelaporan kepada warga dan diteruskan ke institusi kepolisian.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan membenarkan adanya laporan temuan jasad tersebut.

"Korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam yang melihat tubuh korban tenggelam di perairan," sebutnya.

Evakuasi dan Pengamanan Barang Bukti

Tim kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi tubuh pria paruh baya tersebut ke daratan. Dalam proses pengangkatan jenazah, ditemukan fakta bahwa posisi korban telungkup dan tangannya terikat di punggung.

"Petugas juga mendapati kedua tangan korban terborgol ke belakang," sambungnya membeberkan detail kondisi jenazah.

Pascapanemuan, aparat kepolisian langsung melokalisasi area dengan menggelar olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta mendata keterangan para saksi.

Pendekatan Ilmiah dalam Pengusutan

Saat ini, jasad Sumarna telah dipindahkan ke fasilitas medis untuk keperluan autopsi. Langkah medis ini diperlukan guna memastikan penyebab pasti hilangnya nyawa korban. Kombes Hendra menegaskan bahwa instansinya akan mengusut tuntas peristiwa ini melalui metode investigasi yang akurat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk mengungkap fakta yang sebenarnya," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Olympic, DKI Jakarta
wwwwww