Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
8 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
9 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  PON

Jaga Daya Beli Konsumen, Harga Pertamax Turun Rp300 per Liter Mulai Hari Ini

Jaga Daya Beli Konsumen, Harga Pertamax Turun Rp300 per Liter Mulai Hari Ini
Suasana salah satu SPBU yang dikelola Pertamina. Per Sabtu 1 Agustus 2026, Pertamina menurunkan harga BBM non subsidi seperti Pertamax dari Rp16.250/liter menjadi Rp15.950/liter.
Sabtu, 01 Agustus 2026 09:06 WIB

JAKARTA - Pengguna kendaraan bermotor kini dapat menikmati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang lebih rendah setelah PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian tarif per Sabtu (1/8/2026). Tiga produk yang mengalami penurunan harga jual adalah Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora menyatakan bahwa fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah menjadi indikator utama dalam menentukan besaran harga baru ini. Kebijakan tersebut diambil dengan tetap berpedoman pada regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," urai Kitty saat memberikan keterangan kepada awak media.

Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus mendukung perputaran roda ekonomi. Menurutnya, Pertamina juga terus berupaya memastikan ketersediaan energi di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum.

"Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk kawasan dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) lima persen semisal DKI Jakarta, harga Pertamax turun Rp300, dari sebelumnya Rp16.250 per liter kini menjadi Rp15.950 per liter. Penurunan paling besar tercatat pada Pertamax Turbo yang turun Rp1.000 menjadi Rp18.300 per liter, sementara Pertamax Green 95 terkoreksi menjadi Rp16.600 per liter dari harga awal Rp17.000 per liter. Adapun untuk produk diesel nonsubsidi, Pertamina Dex dan Dexlite, harganya tidak berubah, masing-masing tetap di angka Rp21.150 dan Rp19.700 per liter.

Selain menetapkan harga baru, Pertamina turut menawarkan program loyalitas pelanggan melalui aplikasi ponsel. Program ini dirancang untuk memberikan efisiensi lebih bagi masyarakat yang menggunakan produk nonsubsidi.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia di aplikasi MyPertamina agar transaksi pembelian BBM nonsubsidi menjadi semakin hemat dan menguntungkan. Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompastv.com
Kategori:PON
wwwwww