Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
6
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Metropolitan
5 jam yang lalu
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Home  /  Berita  /  Olympic

Polres Jaksel Selidiki Ratusan Senjata dan Diduga Narkoba di Ruang Eks Yayasan

Polres Jaksel Selidiki Ratusan Senjata dan Diduga Narkoba di Ruang Eks Yayasan
Polisi menyita ratusan senjata api di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Jum'at, 07 Agustus 2026 16:54 WIB

JAKARTA - Penyelidikan terhadap temuan 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih bergulir di tangan Polres Metro Jakarta Selatan. Penemuan di ruang bekas Kepala Yayasan tersebut sebelumnya dilaporkan masyarakat 15 Juli 2026.

Polisi telah menerbitkan Laporan Polisi Model A sebagai landasan penanganan awal. Di dalam ruangan milik eks Kepala Yayasan berinisial IWD tersebut, petugas mengamankan ratusan pucuk senjata lengkap dengan amunisi, alat pembuat peluru, aksesori, VCD porno, hingga temuan yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.

Peruntukan Olahraga dan Ekstrakurikuler

Menjawab perihal asal-usul senjata, Alhadid Endar Putra selaku Direktur Utama PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) sekaligus kuasa hukum IWD, memberikan penjelasan. Ia menyatakan barang tersebut bukanlah senjata api sungguhan, melainkan airsoft gun untuk kegiatan olahraga.

"Itu senjatanya legal. Itu bukan senjata sebetulnya, airsoft buat olahraga, buat ekskul menembak dan panahan di sekolah itu," sebutnya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Pihaknya memegang bukti legalitas berupa Surat Izin SI/5483-XII/2008 dari Polri atas nama PT Lokta Karya Perbakin. Alhadid menerangkan, aset olahraga tersebut masuk ke lingkungan sekolah sejak 2021 dengan sepengetahuan pembina yayasan guna mendukung ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan South East Asia Shooting Association (SEASA).

Berakhir Mangkrak di Ruangan Tertutup

Program pengembangan bakat menembak di sekolah tersebut pada akhirnya tidak pernah berjalan. Hal ini dikarenakan tokoh utama yang menggagas ekstrakurikuler tersebut berhalangan tetap.

"Jadi dulu itu mau dipakai ekskul, tapi karena Jenderal Suryo-nya meninggal, ya akhirnya kita enggak jadi ekskul itu," paparnya.

Lebih lanjut, ia menjamin seluruh airsoft gun yang disita sudah tidak berfungsi lagi. Oleh karena itu, ia mempertanyakan mengapa barang yang memiliki izin sah dan diperuntukkan bagi pembinaan olahraga ini baru menjadi polemik. "Kita sudah di sana dari tahun 2021 itu buat persiapan ekskul," tutupnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Olympic, Umum, DKI Jakarta
wwwwww