Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
6 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  e-Sports

Kualitas Udara Pontianak Sentuh Angka 193, Satelit Deteksi Asap Menyeberang ke Sarawak

Kualitas Udara Pontianak Sentuh Angka 193, Satelit Deteksi Asap Menyeberang ke Sarawak
Asap karhutla. (ilustrasi: hermanto ansam/gonews.co/gemini ai)
Rabu, 12 Agustus 2026 10:23 WIB
JAKARTA - Fenomena alam berupa peralihan arah angin kini memicu masalah lingkungan di kawasan regional. Data satelit terbaru menunjukkan tiupan angin dominan dari tenggara ke barat telah menyapu kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pulau Kalimantan langsung menuju perbatasan Malaysia.

Temuan data ini menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago pada Senin (10/8/2026). Rapat tersebut digelar khusus untuk merespons potensi gangguan kesehatan dan keluhan negara tetangga.

Pergerakan Angin Bawa Petaka

Plh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dodi Yuleova merinci kronologi penyebaran asap tersebut. Menurut rekaman citra satelit, polusi udara telah mulai melintasi batas negara sejak awal bulan ini.

"Asap karhutla terpantau menyeberang ke wilayah Malaysia yang berbatasan dengan Kalimantan Barat pada 4 dan 6-9 Agustus 2026," paparnya kepada peserta rapat.

Dodi menjelaskan, kondisi domestik saat ini juga sangat mengkhawatirkan. Kota Pontianak mencatat lonjakan nilai Air Quality Index (AQI) hingga 193 pada 9 Agustus 2026. Angka ini menandakan udara sangat tidak sehat, dengan risiko besar memicu infeksi saluran pernapasan bagi balita dan warga lanjut usia.

Lonjakan Angka Polusi Udara

Pernyataan BNPB sejalan dengan temuan Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) yang memantau pergerakan titik panas dari Kalimantan Barat dan Tengah ke arah utara. Akibatnya, otoritas lingkungan hidup Malaysia mencatat ada sembilan distrik di Sarawak yang mengalami darurat kabut asap.

Indeks pengukuran lokal di Malaysia menunjukkan distrik Serian berada di ambang batas bahaya dengan angka 180. Di bawahnya berturut-turut adalah Samarahan (163), Kuching (162), Sibu (158), Mukah (156), Sarikei (154), Sri Aman (153), Bintulu (147), dan Samalaju (142).

Kondisi udara yang masuk kategori tidak sehat (skala 101-200) ini diprediksi tidak akan segera mereda. Berdasarkan prakiraan meteorologi setempat, minimnya intensitas curah hujan di kawasan Kalimantan dan Sarawak akan terus memperburuk visibilitas dan kualitas oksigen hingga menjelang akhir pekan nanti. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:e-Sports
wwwwww