Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  e-Sports

Dari Monas Menuju Istana Merdeka, Kirab Bendera Pusaka Buka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Dari Monas Menuju Istana Merdeka, Kirab Bendera Pusaka Buka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Kirab Bendera Pusaka. (Foto: BPMI Setpres)
Senin, 17 Agustus 2026 14:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) mulai terasa sejak Senin (17/08/2026) pagi. Prosesi kirab budaya dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka menjadi pembuka rangkaian peringatan hari bersejarah bangsa Indonesia.

Kirab tersebut membawa dua benda yang memiliki makna penting dalam sejarah kemerdekaan, yakni duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi. Keduanya diarak menuju Istana Merdeka untuk digunakan dalam rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Prosesi diawali dengan penyerahan duplikat bendera Merah Putih dan naskah asli teks Proklamasi dari Kaskogartap I/Jakarta Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa kepada Perwira Paspampres. Selanjutnya, kedua benda bersejarah tersebut diserahkan kepada Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila di Ruang Kemerdekaan Monas.

Duplikat bendera Merah Putih kemudian dibawa oleh Sultana Najwa, Purna Paskibraka 2025 yang mewakili Provinsi DKI Jakarta. Sementara itu, Aliah Sakira, Purna Paskibraka 2025 perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, mendapat amanah membawa naskah teks Proklamasi.

Keduanya menempuh perjalanan menuju Istana Merdeka dengan menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Kemeriahan kirab semakin terasa dengan hadirnya pasukan dalam berbagai formasi. Sebanyak 45 pasukan motoris Polisi Militer mengiringi perjalanan sebagai simbol tahun Proklamasi. Barisan tersebut disusul 170 taruna/taruni yang tergabung dalam Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian yang menambah semarak suasana sepanjang rute kirab.

Unsur pasukan berkuda turut menjadi bagian yang menarik dalam rangkaian kirab budaya. Sebanyak 81 pasukan berkuda turut serta sebagai simbol usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Selain itu, terdapat 17 pasukan berkuda hadir sebagai perlambang tanggal Proklamasi, delapan kuda penarik kereta kencana, dan delapan pasukan berkuda melambangkan bulan Proklamasi,

Kirab juga dimeriahkan oleh 76 pasukan berpakaian Nusantara yang menghadirkan keragaman budaya Indonesia dalam satu rangkaian perayaan kemerdekaan. Kehadiran pakaian tradisional dari berbagai daerah menjadi gambaran keberagaman yang menyatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dari kawasan Monas, rombongan memulai perjalanan dari Cawan Monas, kemudian melintasi Jalan Medan Merdeka Barat sebelum memasuki halaman Istana Merdeka. Sepanjang perjalanan, kirab menjadi bagian dari pertunjukan kebangsaan yang memadukan unsur sejarah, budaya, militer, dan tradisi kenegaraan.

Setibanya di Istana Merdeka, Tim Purna Paskibraka Duta Pancasila turun dari Kereta Kencana Garuda Prabayaksa. Duplikat bendera Merah Putih dan naskah teks Proklamasi kemudian diserahkan untuk ditempatkan di meja mimbar kehormatan.

Kirab Bendera Pusaka dari Monas menuju Istana Merdeka tidak sekadar menjadi rangkaian seremoni. Di balik derap pasukan, dentuman drumben, langkah pasukan berkuda, dan semarak pakaian Nusantara, tersimpan pesan bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari sejarah panjang yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. ***

wwwwww