Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Buntut Lahan Parkir Ditandai Badan, Pengunjung Kafe Bogor Cekcok

Buntut Lahan Parkir Ditandai Badan, Pengunjung Kafe Bogor Cekcok
Ilustrasi (net)
Selasa, 18 Agustus 2026 16:10 WIB

JAKARTA - Perselisihan akibat perebutan lahan parkir mewarnai suasana sebuah kafe di kawasan Wisata Pasir Angin, Bogor, pada Minggu (16/8/2026). Kejadian adu mulut antara dua pemilik mobil ini beredar luas setelah diunggah oleh akun Threads @radityarusydi.

Peristiwa ini bermula ketika Radit, pemilik akun tersebut, mengikuti arahan petugas parkir menuju sebuah slot kosong di ujung area. Setibanya di titik yang dimaksud, laju mobil Radit terhalang oleh seorang perempuan yang berdiri di tengah ruang parkir dengan alasan sedang menahan tempat untuk mobilnya yang tengah berputar.

Tindakan perempuan itu langsung mendapat teguran karena dinilai tidak adil bagi pengendara lain yang juga sedang mengantre di tengah kondisi parkiran yang padat. "Buat gue, dari awal ini sebenarnya soal etika. Kalau mobil memang sedang muter, menurut gue lebih fair menunggu sampai fisik mobilnya benar-benar tiba, bukan menahan slot parkir dengan berdiri di tempat," beber Radit.

Meski sempat diwarnai adu argumen, Radit dan keluarganya memutuskan untuk mundur dan mencari lokasi parkir lain. Kendati demikian, masalah ini rupanya memanjang ketika suami dari perempuan tersebut menyusul Radit ke dalam area makan sambil melontarkan protes dengan nada tinggi.

Pria itu mempertanyakan aturan tertulis larangan menandai parkir dan menantang Radit beserta keluarganya. Puncak ketegangan terjadi saat pria tersebut membuka bajunya di hadapan keluarga Radit yang saat itu sedang membawa dua anak kecil.

"Ponakan gue yang masih 7 bulan sedang digendong ayahnya dan hampir kena hantam di tengah keributan. Sementara ponakan gue yang 6 tahun ada di pelukan gue sebagai omnya," urainya.

Kepanikan anak-anak di lokasi kejadian membuat Radit menyadari bahwa insiden ini telah melampaui batas kewajaran perselisihan lahan parkir. Ia pun membagikan kronologi tersebut ke publik sebagai bentuk edukasi. "Tujuan awal membuat ini agar tidak terjadi hal serupa dan mengingatkan bertindak sepatutnya orang dewasa," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Olympic, DKI Jakarta
wwwwww